
09 August 2024
Syarat dan Cara Membuat TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
Bagi pebisnis pemula yang baru saja terjun ke dunia bisnis, mendaftarkan bisnis ke lembaga terkait merupakan hal yang tidak boleh dilupakan. Perusahaan yang sudah secara resmi terdaftar artinya sudah diakui oleh pemerintah, sehingga dapat menjalankan usahanya secara legal dan dilindungi oleh hukum. Bukti pendaftaran tersebut disebut sebagai TDP (Tanda Daftar Perusahaan).
Tanda Daftar Perusahaan adalah dokumen penting yang mengandung informasi dasar tentang perusahaan, seperti nama perusahaan, alamat lokasi perusahaan, nomor registrasi, hingga informasi lainnya yang dibutuhkan untuk keperluan administratif maupun hukum. Keberadaan tanda daftar menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk beroperasi secara sah. Ketahui lebih lanjut tentang apa itu TDP, syarat-syaratnya, dan prosedur pembuatannya!
Apa yang Dimaksud dengan TDP?
Pengertian TDP, yang merupakan singkatan dari Tanda Daftar Perusahaan, adalah dokumen sah yang menunjukkan bahwa sebuah perusahaan telah terdaftar sebagai badan usaha resmi. Dokumen ini mencatat keberadaan perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Peraturan tentang TDP di Indonesia tertuang dalam UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan. Dokumen ini berisi berbagai informasi yang perlu didaftarkan dan disahkan oleh pejabat berwenang. TDP dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan daerah setempat.
Setiap perusahaan yang menjalankan usahanya di wilayah Negara Republik Indonesia harus didaftarkan ke dalam Daftar Perusahaan tersebut. Jenis perusahaan ini termasuk perusahaan badan hukum, persekutuan, hingga perorangan. Namun, beberapa jenis perusahaan dibebaskan dari kewajiban TDP, seperti yayasan atau perkumpulan, pendidikan formal, dan pendidikan non-formal. Surat Tanda Daftar Perusahaan tidak hanya berperan sebagai bukti legalitas, tetapi juga sebagai dokumen pelengkap untuk mendapatkan bukti perizinan lainnya.
Apa Fungsi dari TDP?
Fungsi utama dari TDP adalah sebagai catatan keterangan bahwa perusahaan tersebut sudah terdaftar secara resmi. Jadi, perusahaan dapat melaksanakan aktivitas bisnisnya secara sah dan terlindungi oleh hukum. Fungsi lainnya dari bukti tanda daftar ini adalah untuk mempermudah pemerolehan izin lainnya yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis.
Masa berlaku TDP berlangsung selama perusahaan tersebut masih beroperasi dan wajib didaftarkan ulang setiap 5 tahun sekali. Namun, TDP saat ini sudah termasuk ke dalam NIB (Nomor Induk Berusaha). Jadi, TDP yang termasuk ke dalam NIB berlaku seumur hidup atau sepanjang perusahaan tersebut menjalankan bisnisnya.
Apakah NIB dan TDP Sama?
Baik Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun Tanda Daftar Perusahaan (TDP) sama-sama merupakan perizinan yang dibutuhkan untuk berbisnis secara legal di Indonesia. Namun, terdapat perbedaan antara NIB dan TDP. TDP hanya berperan sebagai salah satu izin yang mendaftarkan perusahaan di pemerintah daerah. Sementara NIB cenderung lebih komprehensif dengan mencakup berbagai izin dalam satu nomor induk.
Perbedaan lainnya terletak pada segi sistem penerbitan. TDP biasanya diterbitkan oleh pemerintah daerah serta lebih banyak dilakukan secara manual. Proses tanda daftar biasanya memerlukan proses administrasi yang terpisah dari izin usaha lainnya. Sedangkan NIB dapat diproses secara online melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang terintegrasi secara nasional.
Akan tetapi, NIB kini telah menjadi perizinan yang mencakup berbagai dokumen pengesahan, termasuk salah satunya TDP. Jadi, NIB turut berlaku sebagai TDP. Perizinan lainnya yang juga termasuk dalam NIB adalah Angka Pengenal Impor (API) dan Hak Akses Kepabeanan.
Apa Keuntungan Memiliki TDP?
Sebagai bukti terdaftarnya perusahaan, TDP memberikan beberapa keuntungan bagi pelaku usaha. Salah satu keuntungannya adalah sebagai legitimasi resmi bagi perusahaan untuk melakukan kegiatan usahanya. Tanda daftar ini membuktikan bahwa perusahaan diakui secara resmi oleh pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Keuntungan lainnya adalah mempermudah pengurusan izin usaha lainnya maupun akses permodalan dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Peminjaman modal umum dilakukan oleh perusahaan untuk menunjang operasional bisnis sehari-hari.
Hal yang tidak kalah penting adalah fungsi TDP untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas di mata pelanggan maupun mitra bisnis. Tanda daftar membuktikan bahwa perusahaan beroperasi secara legal, sehingga pelanggan maupun mitra bisnis lebih percaya untuk menjalin relasi bisnis dengan perusahaan tersebut.
Apa Saja Persyaratan Pembuatan TDP?
Beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk proses pembuatan TDP perusahaan adalah:
- Mengisi formulir untuk pembuatan TDP baru
- Mengisi formulir pendaftaran berdasarkan jenis badan usaha yang dilaksanakan, seperti Perseroan Terbatas (PT), Koperasi, CV, dan Perorangan.
- Scan asli KTP milik direktur/pemilik bisnis
- Scan asli NPWP perusahaan
- Scan asli izin teknis atau operasional perusahaan
- Scan asli Akta Pendirian yang disahkan oleh notaris bagi badan usaha atau badan hukum
- Scan asli bukti lunas retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran
- Surat keterangan domisili tempat perusahaan beroperasi
- Scan asli pengesahan Anggaran Dasar (AD) PT dari Kementerian Hukum dan HAM
- Surat pernyataan tentang kebenaran dokumen
Apa Saja Langkah dalam Mengurus TDP?
Berikut ini adalah cara mengurus TDP untuk mendaftarkan bisnis Anda:
- Siapkan semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan, seperti scan asli KTP, NPWP, Akta Pendirian, dan lain sebagainya.
- Ajukan permohonan resmi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di daerah setempat. Isi formulir permohonan yang diberikan dengan lengkap.
- Selanjutnya, pihak berwenang akan mengecek formulir serta dokumen kelengkapan yang disertakan saat proses permohonan.
- Tunggu validasi berkas hingga selesai.
- Tim teknis dari dinas terkait akan melakukan survei untuk menentukan apakah pengajuan TDP dari perusahaan bisa diterima atau tidak.
- Jika memenuhi syarat, dokumen tanda daftar akan dikirimkan ke perusahaan.
Buat Pengurusan Domisili Jadi Lebih Mudah dengan Layanan Sewa Kantor Effist!
Sebelum mendaftarkan perusahaan baru ke instansi pemerintahan terkait, perusahaan tentunya perlu memiliki surat keterangan domisili yang menerangkan lokasi perusahaan beroperasi. Penentuan lokasi perusahaan tidak selalu harus dengan membeli ruang kantor. Anda juga dapat menyewa ruang kantor atau memilih ruang kantor virtual untuk operasional bisnis jarak jauh. Kedua opsi ini dapat menjadi alternatif ramah biaya bagi perusahaan yang baru merintis.
Effist Suite Office dengan layanan serviced office dan virtual office menawarkan penyewaan ruang kantor fisik siap pakai maupun ruang kantor virtual dengan alamat bisnis ideal di pusat bisnis Jakarta Selatan. Ruang kantor kami dilengkapi dengan fasilitas modern, mulai dari perlengkapan kantor modern, internet berkecepatan tinggi, ruang meeting dalam berbagai ukuran, business lounge, pantry, hingga layanan resepsionis, sekretaris, dan administrasi yang kompeten dan handal.
Berbagai layanan ruang kantor milik Effist Suite Office siap membantu Anda mendapatkan surat keterangan domisili untuk keperluan perizinan maupun mewujudkan operasional bisnis yang produktif dan efektif. Jadi, tunggu apalagi? Hubungi kami melalui email contact@effist.com untuk informasi lebih lanjut tentang layanan serviced office dan virtual office.
Editor: Cardila Ladini

06 August 2024
Syarat dan Prosedur Lengkap Membuat NIB
Salah satu hal yang tidak boleh luput dimiliki oleh pebisnis pemula adalah mendapatkan perizinan untuk berbisnis. NIB atau Nomor Induk Berusaha merupakan dokumen penting yang menunjukkan legalitas sebuah perusahaan. Dengan adanya dokumen ini, perusahaan dapat berbisnis secara resmi, legal, serta terlindungi di bawah hukum.
Dokumen perizinan ini tidak hanya menjadi bukti resmi untuk kegiatan berbisnis, tetapi juga mempermudah pengurusan izin lainnya serta meningkatkan reputasi sebagai bisnis yang legal di mata hukum. Bagi Anda yang ingin mengurus NIB, kenali lebih lanjut tentang apa itu NIB, syarat membuatnya, serta prosedur pembuatannya.
Apa itu NIB?
NIB, yang merupakan singkatan dari Nomor Induk Berusaha, adalah bukti perizinan seorang pengusaha untuk melakukan kegiatan usahanya. NIB juga berfungsi sebagai identitas pengusaha saat menjalankan bisnisnya. Nomor ini berisi tiga belas digit angka yang dilengkapi dengan pengaman dan tanda tangan elektronik. Penerbitan NIB melalui Online Single Submission (OSS) dituangkan dalam Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.
Selain berperan sebagai identitas, fungsi NIB juga berupa Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Impor (API), Akses Kepabeanan, serta seringkali menjadi syarat untuk mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Sertifikat Halal. Sebagai suatu dokumen yang meresmikan kesahihan sebuah badan usaha, NIB mempermudah perusahaan dalam mendapatkan perizinan lainnya.
Apa Keuntungan Memiliki NIB?
NIB dapat memberikan serangkaian manfaat bagi badan usaha yang memilikinya. Beberapa manfaat tersebut adalah:
- Menjamin Legalitas Usaha: Sebagai sebuah bukti legalitas, Nomor Induk Berusaha dapat memberikan jaminan legal bagi perusahaan dalam menjalankan usahanya. Artinya, perusahaan dapat terlindungi secara hukum selama melakukan aktivitas bisnis.
- Kemudahan Mengurus Perizinan: Mengurus perizinan untuk keperluan bisnis menjadi lebih mudah dengan adanya Nomor Induk Berusaha. Contoh dokumen yang bisa diurus dengan nomor induk ini adalah NPWP perusahaan, bukti pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan, hingga Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).
- Kemudahan Mengakses Sumber Pendanaan: Sebuah badan usaha seringkali membutuhkan pinjaman modal untuk operasional bisnis. Dengan adanya Nomor Induk Berusaha, proses peminjaman dana ke bank akan lebih mudah karena dianggap legal di mata hukum.
- Menonjolkan Kredibilitas Perusahaan: Kredibilitas adalah aspek penting untuk membangun reputasi perusahaan di dunia bisnis. Bagi bisnis yang baru merintis, kredibilitas dapat mulai dibangun dengan kepemilikan Nomor Induk Berusaha. Nantinya, pelanggan akan lebih yakin untuk membeli produk atau layanan dari perusahaan tersebut.
Apakah SIUP dan NIB Sama?
Pada dasarnya, SIUP dan NIB sama-sama merupakan bukti bahwa perusahaan sudah terdaftar secara resmi dan dapat berbisnis secara legal. Namun, NIB merupakan versi terbaru dari SIUP. Artinya, jika perusahaan sudah memiliki SIUP, maka perusahaan tersebut dapat memperbarui perizinan berbisnis yang awalnya SIUP menjadi NIB. Proses pembaruan perizinan dapat dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Apakah Semua Jenis Usaha Wajib Memiliki NIB?
Guna menjawab apakah NIB wajib dimiliki atau tidak, tentunya NIB wajib dimiliki oleh pelaku usaha perorangan maupun non-perorangan. Contoh pelaku usaha non-perorangan adalah Perseroan Terbatas (PT), perusahaan umum, perusahaan umum daerah, badan hukum yang dimiliki negara, badan layanan umum, lembaga penyiaran, koperasi, CV, dan firma. Masa berlaku dari NIB berlangsung selama perusahaan menjalankan kegiatan bisnisnya.
Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Mengurus NIB?
Beberapa syarat dan kelengkapan dokumen yang perlu disiapkan untuk membuat NIB adalah:
- Nomor KTP pelaku usaha perorangan atau penanggung jawab usaha
- Akta Pendirian Perusahaan (AHU) yang sudah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (jika bisnis berbadan hukum)
- Fotokopi NPWP perusahaan
- Alamat lokasi perusahaan
- Nomor telepon perusahaan
- Email perusahaan
Bagaimana Cara Mengurus NIB Secara Online?
Nyatanya, cara buat NIB sangatlah mudah dan bisa dilakukan secara online. Prosesnya terbagi menjadi dua, yaitu proses mendapatkan hak akses UMK dan proses pembuatan NIB di laman Online Single Submission (OSS). Berikut adalah cara mengurus NIB melalui OSS:
Cara Mendapatkan Hak Akses UMK
- Kunjungi halaman OSS (https://oss.go.id).
- Pilih menu “Daftar” di pojok kanan atas.
- Pilih skala usaha UMK. Skala terbagi menjadi usaha mikro dan kecil (UMK) dan non usaha mikro dan kecil (Non-UMK).
- Selanjutnya, pilih jenis pelaku usaha UMK. Jenis pelaku usaha terbagi menjadi pelaku usaha perorangan dan badan usaha (PT, CV, Firma, Koperasi).
- Lengkapi formulir pendaftaran yang diajukan. Kemudian, pilih verifikasi melalui nomor WhatsApp atau email.
- Cek WhatsApp atau email yang dimasukkan sebelumnya, lalu masukkan kode verifikasi yang sudah dikirimkan.
- Lengkapi formulir dan buat password baru.
- Lengkapi formulir data pelaku usaha. Untuk bisnis perorangan, data yang dibutuhkan berupa NIK, jenis kelamin, dan alamat perusahaan. Sedangkan jenis badan usaha memerlukan data seperti NPWP perusahaan, nomor SK pengesahan terakhir, NIK, nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, alamat, dan jabatan.
- Klik tombol “Daftar”.
- Cek email untuk melihat username dan password.
Proses Pengajuan NIB
- Kunjungi halaman OSS (https://oss.go.id).
- Pilih menu “Masuk” di pojok kanan atas.
- Masukkan username dan password yang dikirimkan di email. Masukkan juga kode captcha yang ditampilkan di halaman. Setelah memastikan semua data sudah benar, klik tombol “Masuk”.
- Klik menu “Perizinan Berusaha” dan pilih “Permohonan Baru” untuk pembuatan NIB.
- Isi data-data yang diperlukan dengan lengkap dan benar, seperti data pelaku usaha, data bidang usaha, data detail bidang usaha, serta data produk atau jasa bidang usaha
- Cek daftar produk atau jasa, data usaha, dan daftar kegiatan usaha.
- Unggah dokumen-dokumen persyaratan yang sudah disiapkan. Pastikan semua dokumen dalam format yang sudah ditetapkan dan terunggah dengan benar.
- Cek kembali semua data dan dokumen yang sudah diisi. Pastikan tidak ada data yang keliru.
- Selanjutnya, klik tombol “Ajukan”.
Penuhi Syarat Domisili untuk NIB dengan Layanan Virtual Office dari Effist!
Seperti yang sudah diketahui, sebelum mengurus NIB, perusahaan harus sudah memiliki lokasi perusahaan yang ditetapkan untuk menjalankan bisnisnya. Namun, bagi bisnis yang baru merintis, mencari lokasi kantor yang sesuai budget mungkin cukup sulit. Di sinilah peran Effist Suite Office dengan layanan serviced office dan virtual office sebagai pilihan yang ramah biaya untuk kebutuhan kantor Anda. Jadi, Anda dapat memenuhi kebutuhan domisili untuk NIB dengan layanan kantor profesional yang sesuai dengan budget.
Effist Suite Office dengan layanan serviced office menyediakan ruang kantor profesional dan siap digunakan untuk operasional bisnis sehari-hari. Terletak di pusat bisnis Jakarta Selatan, Effist menawarkan ruang kantor lengkap dengan fasilitas kantor modern, internet berkecepatan tinggi, akses 24/7, business lounge, hingga pantry.
Bagi perusahaan yang beroperasi dari jarak jauh, layanan virtual office dari Effist Suite Office dapat menjadi opsi terbaik. Kami menyediakan lokasi bisnis prestisius yang mendorong reputasi bisnis serta memenuhi keperluan domisili untuk syarat perizinan. Layanan virtual office turut dilengkapi dengan fasilitas seperti tim administrasi, sekretaris, resepsionis handal, serta business lounge.
Segera hubungi kami melalui email contact@effist.com atau buat reservasi melalui “Book Tour” untuk melihat ruang kantor profesional kami.
Editor: Cardila Ladini

28 July 2024
Evaluasi Kinerja: Rahasia Membuka Potensi Karyawan
Perusahaan tidak hanya perlu memperhatikan kualitas produk atau pelayanan kepada pelanggan, tetapi juga kualitas karyawan dalam bekerja. Maka dari itu, evaluasi kinerja sumber daya manusia perusahaan diperlukan untuk menguji apakah performa kerja karyawan sudah memenuhi standar perusahaan.
Evaluasi kerja adalah proses sistematis untuk menilai performa karyawan berdasarkan tanggung jawabnya. Evaluasi juga menjadi faktor untuk memutuskan kompensasi, promosi, dan kebutuhan training kerja karyawan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu evaluasi kinerja, pentingnya evaluasi kinerja, serta cara memberikan evaluasi yang efektif.
Apa yang Dimaksud dengan Evaluasi Kinerja?
Pengertian evaluasi kinerja, atau yang juga dikenal dengan performance review, performance appraisal, atau review kerja karyawan, adalah proses mengevaluasi performa pegawai perusahaan pada periode waktu tertentu. Proses ini meliputi pengukuran performa kerja karyawan menurut standar perusahaan, memberikan feedback, mengapresiasi pencapaian, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan karyawan, dan membantu menetapkan target karier.
Biasanya, manajer bertugas memberikan evaluasi kinerja karyawan, tetapi masukan dari sesama karyawan juga termasuk ke dalam review performa tersebut. Selain melihat performa karyawan, evaluasi juga dipakai untuk memutuskan peningkatan gaji atau memutus kontrak karyawan.
Apa Tujuan dari Evaluasi Kinerja?
Tujuan utama dari evaluasi kinerja karyawan adalah untuk mengevaluasi performa karyawan secara sistematis dan objektif. Evaluasi memungkinkan identifikasi pertumbuhan karyawan dari segi pribadi maupun karier. Maka dari itu, masukan maupun feedback berdasarkan evaluasi berguna untuk meningkatkan performa karyawan di masa depan.
Evaluasi performa dapat menjadi wadah terintegrasi antara karyawan dan atasannya untuk mendiskusikan ekspektasi dan masalah pada pekerjaan. Cara ini berguna untuk meningkatkan kemampuan komunikasi internal serta sinergi tim. Proses evaluasi juga berperan penting dalam menciptakan budaya untuk menghargai prestasi serta kontribusi karyawan.
Secara keseluruhan, tujuan evaluasi performa karyawan adalah untuk meningkatkan bagaimana sebuah tim atau organisasi dapat berfungsi secara optimal. Karyawan dengan performa baik dapat berkontribusi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan serta kesuksesan bisnis. Maka dari itu, evaluasi perlu dilakukan secara reguler, seperti per 3 bulan atau per 6 bulan. Hal ini bertujuan untuk memastikan performa karyawan sesuai dengan standar perusahaan.
Apa Saja Metode yang Digunakan untuk Evaluasi Kinerja?
Beberapa jenis metode yang dilakukan untuk proses evaluasi kinerja karyawan adalah sebagai berikut:
KPI
Key performance indicator (KPI) tidak hanya muncul dalam strategi dan target bisnis, tetapi juga performa karyawan. Metode ini memanfaatkan KPI untuk mengukur performa karyawan, terutama dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan KPI, manajer dan HR akan mengevaluasi indikator pencapaian karyawan untuk menilai kinerja karyawan secara objektif.
Peer Review
Metode Peer Review adalah proses melibatkan rekan kerja karyawan dalam evaluasi performa kerja. Dalam hal ini, manajer dan HR dapat menanyakan masukan atau feedback dari rekan kerja untuk karyawan yang akan dievaluasi. Metode ini dapat memberikan penilaian dari aspek yang tidak dilihat oleh manajer atau HR, seperti potensi keterampilan komunikasi, negosiasi, kepemimpinan, dan sebagainya.
Self-Evaluation
Metode self-evaluation atau evaluasi diri memungkinkan karyawan untuk introspeksi performa kerja mereka, mengidentifikasi kekuatan serta aspek untuk ditingkatkan, serta menetapkan target perkembangan di masa depan. Hal ini juga mencakup penjelasan tentang apa yang sudah dipelajari selama bekerja di perusahaan tersebut. Metode self-evaluation tidak dilakukan dari sisi karyawan saja. Karyawan juga bisa memberikan feedback kepada perusahaan untuk mendukung perkembangan yang lebih baik lagi.
Feedback 360
Feedback 360 memperluas jangkauan evaluasi karyawan melalui penilaian dari berbagai pihak, mulai dari atasan, bawahan, rekan kerja, tim atau departemen lain, hingga pelanggan. Metode ini bertujuan untuk memberikan penilaian yang komprehensif dan seimbang terhadap performa karyawan. Dengan demikian, karyawan dapat memahami kekuatan dan kelemahan mereka serta berkembang sesuai feedback yang didapatkan.
Apa Manfaat dari Evaluasi Kinerja?
Beberapa manfaat penting dari dilakukannya evaluasi kinerja karyawan adalah:
Mendapatkan Masukan untuk Mengembangkan Diri
Manfaat pertama dari evaluasi kinerja untuk karyawan adalah adanya masukan dari manajer atau supervisor untuk mengembangkan diri. Evaluasi secara reguler dapat membantu karyawan memahami kekuatan dan kelemahan dirinya serta aspek untuk ditingkatkan. Hal ini penting untuk memotivasi karyawan dalam meningkatkan kemampuan diri serta menetapkan tujuan yang lebih baik lagi.
Meningkatkan Moral dan Motivasi Kerja
Evaluasi kinerja tidak hanya menjadi wadah untuk masukan, tetapi apresiasi atas kontribusi karyawan terhadap perusahaan. Apresiasi membuat karyawan merasa dihargai, sehingga dapat meningkatkan moral dan motivasi karyawan saat bekerja di perusahaan. Kepuasan karyawan terhadap pekerjaannya pun akan semakin meningkat.
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi
Proses evaluasi performa karyawan mengharuskan komunikasi secara reguler antara manajer atau supervisor dengan karyawan. Komunikasi secara terbuka memungkinkan pemahaman yang jelas tentang ekspektasi, tujuan, serta tantangan selama bekerja. Hal ini akan mendorong pada performa kerja individu atau tim yang lebih baik dan serta meningkatkan problem solving.
Bagaimana Cara Melakukan Evaluasi Kinerja?
Evaluasi performa karyawan sangat penting baik untuk perkembangan diri karyawan maupun kesuksesan perusahaan di masa depan. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk melakukan evaluasi kinerja yang efektif:
Mempersiapkan Diri
Sebelum melakukan evaluasi performa kerja, manajer dapat mempersiapkan hal-hal yang perlu didiskusikan terkait kinerja karyawan. Manajer dapat melihat kembali posisi dan tanggung jawab yang dijalankan karyawan serta target yang sudah ditentukan pada periode evaluasi performa sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah performa karyawan berhasil mencapai target tersebut. Kumpulkan data-data yang berkaitan dengan performa karyawan, seperti laporan proyek atau feedback dari klien.
Pilih Lokasi yang Kondusif
Pastikan sesi evaluasi karyawan berlangsung nyaman dan tenang bagi kedua belah pihak. Maka dari itu, pilihlah lokasi yang kondusif seperti ruang meeting untuk memfasilitasi diskusi pribadi dan terbuka antara karyawan dan manajer. Jadi, sesi evaluasi karyawan tidak akan terganggu oleh distraksi serta memastikan evaluasi berlangsung lancar.
Mulai dengan Apresiasi
Memulai evaluasi performa dengan apresiasi dapat menciptakan suasana diskusi yang positif antara manajer dan karyawan. Manajer dapat mengapresiasi kontribusi serta pencapaian karyawan selama bekerja di perusahaan tersebut. Apresiasi sangat penting untuk membuat karyawan merasa dihargai serta dilibatkan dalam keberhasilan perusahaan.
Lakukan Diskusi Dua Arah Selama Evaluasi
Saat memulai proses evaluasi, penting bagi manajer untuk menciptakan diskusi dua arah dengan karyawan. Jadi, karyawan tidak hanya menerima feedback, tetapi juga memberikan masukan kepada perusahaan, manajemen, maupun timnya. Cara ini bertujuan untuk memahami perspektif karyawan tentang performa dan tantangan yang dialami. Selama evaluasi, diskusikan target, pencapaian, kekuatan dan kelemahan, serta aspek untuk ditingkatkan.
Buat Rencana untuk Perkembangan Diri Karyawan
Selanjutnya, diskusikan dengan karyawan terkait target yang perlu dicapai untuk perkembangan diri karyawan di masa depan. Manajer dapat menetapkan target menurut berdasarkan kriteria SMART, yaitu specific, measurable, achievable, relevant, dan time-bound. Manajer juga dapat mendiskusikan training jika dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan karyawan.
Lakukan Dokumentasi
Hal yang tidak boleh dilewatkan adalah mendokumentasikan proses evaluasi saat ini untuk sesi evaluasi di periode selanjutnya secara tertulis. Dokumentasi dapat berupa Formulir Evaluasi Karyawan. Dokumentasi evaluasi berisi kekuatan, kelemahan, target, serta tindakan yang perlu dilakukan. Pastikan dokumentasi tersebut akurat untuk digunakan di sesi evaluasi berikutnya.
Nikmati Kenyamanan Bekerja di Effist dengan Fasilitas Meeting Room Lengkap
Menjaga performa karyawan tetap optimal adalah salah satu kunci mendukung keberhasilan bisnis dalam jangka panjang. Karyawan yang berkualitas dan sejahtera akan berdampak pada pelayanan pelanggan yang berkualitas pula. Di sinilah peran evaluasi kinerja untuk memastikan performa kerja selalu optimal. Namun, dibutuhkan lokasi yang memadai sebagai wadah brainstorming dan sesi evaluasi kerja yang kondusif.
Effist Suite Office dengan layanan meeting room dapat menjawab kebutuhan ini. Layanan kami dapat mengakomodasi sesi evaluasi kerja dengan efektif. Kami menyediakan berbagai jenis ruang meeting untuk memfasilitasi partisipan dalam berbagai ukuran. Fasilitas lengkap seperti papan tulis, koneksi internet stabil, video konferensi, hingga peralatan presentasi modern akan menunjang sesi evaluasi menjadi lebih efisien.
Nikmati kenyamanan bekerja di Effist dan dapatkan hasil evaluasi kinerja yang optimal. Hubungi kami hari ini melalui email contact@effist.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan meeting room Effist.
Editor: Cardila Ladini

25 July 2024
6 Tips Manajemen Waktu untuk Tingkatkan Produktivitas Kerja
Pernahkah Anda merasa bahwa waktu sehari tidak pernah cukup? Misalnya, ada setumpuk pekerjaan yang perlu diselesaikan, deadline yang semakin mendekat, tetapi produktivitas tidak bisa optimal? Hal ini dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Pentingnya menerapkan manajemen waktu efektif menjadi tantangan tersendiri di era yang serba cepat ini.
Time management, yang merupakan bahasa Inggris dari manajemen waktu, berfokus dalam mengendalikan waktu yang dimiliki. Hal ini termasuk rencana, prioritas, serta pengendalian diri. Dengan pengelolaan waktu yang efektif, Anda dapat menyelesaikan lebih banyak hal serta lebih banyak waktu untuk melakukan kegiatan yang disukai.
Kenali lebih lanjut tentang apa itu manajemen waktu serta tips pengelolaannya agar selalu produktif tanpa merasa stres!
Apa yang Dimaksud dengan Manajemen Waktu?
Pengertian manajemen waktu adalah bagaimana mengelola waktu dengan efektif dan mengontrol waktu yang dikeluarkan demi memaksimalkan produktivitas. Tujuan dari manajemen waktu adalah untuk menyelesaikan banyak pekerjaan dalam waktu yang lebih sedikit. Manajemen waktu yang baik artinya mampu menyelesaikan semua pekerjaan tanpa merasa stress. Dengan demikian, selagi memprioritaskan tugas atau pekerjaan, Anda juga memiliki sisa waktu untuk melakukan kegiatan lainnya.
Apa Saja Manfaat dari Manajemen Waktu yang Baik?
Keterampilan manajemen waktu yang baik sangat dibutuhkan untuk berbagai situasi, khususnya di dunia kerja. Berikut adalah beberapa manfaat yang dirasakan dari manajemen waktu yang efektif:
Mengurangi Stres
Salah satu manfaat dari pengelolaan waktu yang baik adalah mengurangi stres. Tanpa pengelolaan waktu yang efektif, Anda akan merasa tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikan semua pekerjaan. Hal ini berisiko meningkatkan rasa stres selama bekerja. Jadi, dengan merencanakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan, rasa stres dapat jauh berkurang.
Meningkatkan Produktivitas
Pengelolaan waktu yang efektif akan membantu Anda lebih produktif saat bekerja. Artinya, Anda dapat menyelesaikan tugas dengan lebih efisien, mengurangi multitasking, dan lebih berfokus untuk menuntaskan satu tugas. Hal ini akan berdampak pada penyelesaian yang lebih cepat serta kualitas hasil kerja yang lebih baik. Anda juga akan merasa lebih percaya diri untuk menuntaskan pekerjaan sebelum waktunya dengan kualitas yang optimal.
Lebih Banyak Waktu untuk Aktivitas Lain
Manfaat lainnya yang tidak kalah penting adalah lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas lain. Dengan pengaturan waktu yang baik, Anda akan menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, sehingga masih ada sisa waktu untuk rehat sejenak. Hal ini juga sangat penting untuk mewujudkan work-life balance dan mendukung kesejahteraan diri Anda sebagai pekerja.
Apa Dampaknya Jika Memiliki Manajemen Waktu yang Buruk?
Manajemen waktu yang buruk di organisasi dapat berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan Anda. Beberapa akibat dari memiliki pengaturan waktu yang buruk adalah:
Meningkatkan Stres dan Kecemasan
Saat Anda memiliki pengelolaan waktu yang buruk, prokrastinasi dan multitasking untuk menuntaskan deadline menjadi hal yang sering dijumpai. Jika dibiarkan lebih lanjut, hal ini berisiko meningkatkan rasa stres dan kecemasan yang mengarah pada sulit tidur, mudah marah, hingga masalah kesehatan fisik lainnya. Kondisi seperti ini dapat menghambat performa kerja dalam jangka waktu panjang.
Mengurangi Produktivitas
Pengelolaan waktu yang buruk akan berdampak pada menurunnya produktivitas. Anda akan merasa kesulitan untuk menyelesaikan satu pekerjaan dengan baik dalam waktu yang ditentukan. Nantinya, hal ini akan berdampak pada kualitas kerja yang buruk serta deadline yang terlewat.
Melewatkan Peluang Bagus
Nyatanya, peluang bagus tidak selalu datang dua kali. Saat memiliki pengelolaan waktu yang buruk, Anda dapat melewatkan peluang tersebut karena terhambat melakukan pekerjaan yang tidak kunjung Anda selesaikan. Peluang ini dapat berupa kesempatan naik jabatan, proyek baru, atau bahkan kesempatan untuk menghabiskan waktu dengan orang terkasih.
Bagaimana Cara Manajemen Waktu yang Baik untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja?
Bagi Anda yang ingin mengelola waktu dengan lebih baik, berikut ini adalah cara menerapkan manajemen waktu yang baik untuk segala aktivitas Anda:
Tetapkan Prioritas Anda
Salah satu teknik dalam manajemen waktu yang baik adalah menetapkan prioritas untuk pekerjaan Anda. Saat bekerja, Anda mungkin memiliki serangkaian pekerjaan yang perlu diselesaikan dalam tenggat waktu tertentu. Prioritaskan pekerjaan berdasarkan urgensi atau tingkat kepentingannya dan eliminasi tugas yang tidak terlalu penting. Salah satu metode bernama Eat That Frog membantu proses prioritas dengan mengidentifikasi pekerjaan yang paling sulit dan penting di hari itu. Hal ini tidak hanya membantu Anda lebih fokus, tetapi juga mendorong produktivitas dan mengatasi prokrastinasi.
Buat Rencana
Cara lainnya untuk manajemen waktu yang lebih baik adalah membuat rencana berupa to-do list. Misal, di akhir waktu kerja, Anda dapat membuat rencana pekerjaan yang perlu diselesaikan besok hari. Cara ini dapat meningkatkan motivasi bekerja karena Anda tahu apa yang akan dihadapi keesokan hari. To-do list dapat berisi daftar prioritas pekerjaan yang perlu dilakukan di hari itu.
Kurangi Distraksi
Distraksi dapat mengurangi fokus Anda untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai rencana. Hal ini berisiko merusak rencana pengelolaan waktu yang sudah dibuat. Anda dapat mematikan notifikasi handphone, atur handphone dalam mode hening, dan buat lingkungan kerja yang kondusif untuk mengurangi distraksi saat menuntaskan pekerjaan penting.
Dalam situasi tertentu, pekerjaan tambahan yang mendadak juga bisa menjadi distraksi. Cobalah untuk menolak atau mengatur pekerjaan tambahan di waktu lain jika berisiko menghambat Anda dalam menyelesaikan tugas yang penting.
Hindari Multitasking
Nyatanya, multitasking tidaklah efektif untuk menyelesaikan banyaknya pekerjaan yang menumpuk. Multitasking berisiko menurunkan kualitas kerja. Jadi, Anda dapat memusatkan fokus dan produktivitas untuk satu pekerjaan dalam satu waktu. Cara ini penting untuk menyelesaikan tugas dengan lebih efisien serta kualitas yang lebih tinggi.
Buat Batas Waktu untuk Menyelesaikan Pekerjaan
Rencana pengelolaan waktu yang efektif mencakup penentuan batasan waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Jadi, Anda mengalokasikan sejumlah waktu untuk suatu pekerjaan dibandingkan hanya menyelesaikannya sampai selesai. Batasan waktu ini akan memaksa Anda untuk fokus menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang ditentukan.
Istirahat Secara Berkala
Manajemen waktu yang baik bukan hanya tentang menuntaskan pekerjaan sebelum waktu yang ditentukan, tetapi juga beristirahat secara berkala. Otak Anda membutuhkan waktu untuk beristirahat agar bisa kembali bekerja optimal. Tanpa istirahat, Anda berisiko mengalami burnout yang justru menghambat produktivitas. Anda dapat menjadwalkan istirahat di antara daftar prioritas yang sudah dibuat.
Nikmati Efisiensi dan Fleksibilitas Kerja dengan Virtual Office dari Effist Suite Office!
Manajemen waktu yang efektif berfokus tentang mengambil kendali penuh atas waktu yang dimiliki. Dengan menerapkan teknik pengelolaan waktu yang tepat, Anda dapat merasakan berbagai manfaat penting untuk kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang kendala eksternal seperti lokasi kantor yang kaku dapat menghambat produktivitas. Di sinilah Effist Suite Office dengan layanan virtual office hadir sebagai solusi.
Layanan virtual office kami menawarkan solusi cerdas untuk pertumbuhan bisnis Anda. Layanan kami memberikan alamat bisnis prestisius tanpa perlu biaya sewa kantor fisik. Nikmati fleksibilitas kerja dari mana saja dan kapan saja dengan diskon harga layanan ruang meeting sesuai kebutuhan. Kami siap melayani operasional bisnis Anda dengan tim administrasi, sekretaris, dan resepsionis handal dan berpengalaman.
Tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email contact@effist.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan virtual office.
Editor: Cardila Ladini

21 July 2024
Syarat dan Prosedur Mendirikan Badan Usaha Firma
Banyak pebisnis pemula memiliki impian untuk mendirikan usaha sendiri. Selain mempertimbangkan potensi ide bisnis yang menjanjikan, memilih bentuk badan usaha yang sesuai juga perlu dilakukan untuk menunjang operasional bisnis sehari-hari. Salah satu jenis badan usaha yang banyak diminati adalah jenis usaha firma.
Sebagai sebuah entitas bisnis, firma memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari badan usaha lainnya. Bentuk kerjasama bisnis ini melibatkan setidaknya dua orang yang sepakat untuk menjalankan usaha bersama. Bagi Anda yang tertarik memulai bisnis baru dalam bentuk firma, kenali lebih lanjut tentang apa itu firma, persyaratan, serta prosedur untuk mendirikannya.
Apa yang Dimaksud dengan Firma?
Firma merupakan jenis badan usaha yang dijalankan oleh beberapa orang atau perusahaan untuk berbisnis di bawah satu nama bersama. Peraturan tentang pendirian badan usaha ini diatur dalam Permenkumham No. 17 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma, dan Persekutuan Perdata. Dalam pelaksanaannya, badan usaha berbentuk firma biasanya bergerak di bidang konsultasi, seperti misalnya firma hukum atau akuntansi.
Berbeda dengan Perseroan Terbatas yang harta kekayaannya terpisah dari pengurus, harta kekayaan milik firma tidak terpisah dari pengurusnya. Maka dari itu, pertanggungjawaban badan usaha ini dapat mencapai harta kekayaan pribadi pengurusnya. Modal pendiriannya juga berasal dari kekayaan para sekutu.
Apa Saja Ciri-Ciri Firma?
Terdapat beberapa ciri khas yang membedakan antara perusahaan firma dengan badan usaha lainnya. Ciri-ciri tersebut adalah:
- Didirikan oleh lebih dari satu orang atas dasar kesepakatan
- Modal diperoleh dari masing-masing anggota dengan tujuan mendirikan usaha dengan nama bersama
- Memiliki sistem untuk membagi keuntungan yang diperoleh
- Setiap sekutu bertanggung jawab penuh terhadap pihak ketiga
- Setiap sekutu memiliki kuasa untuk bertindak atas nama badan usaha
Apa Perbedaan Antara Firma dengan CV?
Perbedaan antara firma dan CV terletak pada definisi dari badan usaha tersebut. CV atau yang juga disebut Persekutuan Komanditer adalah persekutuan yang didirikan oleh satu atau lebih sekutu komanditer (pasif) dengan satu atau lebih sekutu komplementer (pasif). Sekutu komanditer hanya berperan dalam pemberian modal perusahaan, sementara sekutu komplementer bertanggung jawab sepenuhnya dalam mengurus perusahaan.
Sementara firma adalah persekutuan yang terdiri atas beberapa individu atau perusahaan untuk menjalankan bisnis di bawah satu nama bersama. Berbeda dengan CV yang hanya dijalankan oleh sekutu komplementer, kepengurusan firma dilakukan oleh semua sekutu yang terlibat dalam badan usaha tersebut.
Apa Keuntungan Mendirikan Firma?
Sebagai salah satu badan usaha di Indonesia, firma menawarkan berbagai kelebihan untuk para pebisnis yang ingin meresmikan usahanya. Beberapa kelebihan dari pendirian firma adalah:
- Pemimpin ditentukan dengan menimbang kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Tidak jarang firma memiliki lebih dari satu pemimpin.
- Mengingat modal firma berasal dari gabungan setoran awal semua anggota, maka modal yang dikumpulkan tergolong besar.
- Terdapat sistem pengelolaan perusahaan yang lebih profesional karena pembagian tugas yang jelas dalam struktur perusahaannya.
- Pembagian keuntungan perusahaan didasarkan pada modal awal yang disetorkan. Namun, setiap pihak yang menanamkan modal harus aktif dalam menjalankan usaha.
- Akta notaris akan memudahkan proses pinjaman modal jika dibutuhkan.
- Pengambilan keputusan didasarkan pada pertimbangan dari seluruh anggota.
Apa Saja Syarat Pendirian Firma?
Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendirikan badan usaha firma. Persyaratan tersebut adalah:
- Dibentuk oleh minimal dua orang yang akan menjadi sekutu.
- Menentukan nama yang akan digunakan. Nama haruslah belum digunakan oleh badan usaha lain serta tidak bertentangan dengan ketentuan hukum.
- Menyiapkan dokumen KTP dan NPWP para sekutu.
- Memiliki tujuan bisnis yang spesifik dan jelas.
- Memiliki domisili lokasi perusahaan, baik yang berbentuk kantor fisik maupun kantor virtual.
- Memiliki penyertaan modal dari para sekutu.
- Memiliki akta pendirian yang dibuat oleh notaris.
- Memiliki badan pengurus dan anggota aktif yang terlibat dalam kepengurusan perusahaan.
Bagaimana Cara Mendirikan Firma?
Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mendirikan badan usaha firma dengan benar:
Siapkan Nama Firma
Langkah pertama adalah menyiapkan nama untuk badan usaha firma yang akan didirikan. Nama tersebut sebaiknya belum digunakan oleh badan usaha manapun yang sudah terdaftar. Menurut Permenkumham No, 17 Tahun 2018, ketentuan penamaan badan usaha perlu mengacu pada ketentuan berikut:
- Ditulis dengan huruf latin
- Belum digunakan secara sah oleh badan usaha lainnya yang terdaftar dalam Sistem Administrasi Badan Usaha (SABU)
- Tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan/atau kesusilaan
- Tidak sama atau mirip dengan nama lembaga negara, pemerintah, atau internasional, kecuali mendapatkan izin dari lembaga bersangkutan
- Tidak terdiri atas angka atau rangkaian angka, huruf, atau rangkaian huruf yang tidak membentuk kata
Pembuatan Akta Pendirian
Selanjutnya adalah pembuatan akta pendirian firma yang dilakukan oleh notaris. Di dalam akta pendirian tersebut, akan tercantum beberapa informasi seperti nama firma, nama sekutu, lokasi perusahaan, jenis kegiatan usaha yang dijalankan, besar modal, hingga ketentuan mengenai berakhirnya bisnis.
Mengisi Format Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan ke Kementerian Hukum dan HAM dengan mengisi format pendaftaran lengkap dengan dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Pendaftaran dilakukan melalui Sistem Administrasi Badan Usaha (SABU) dan harus diajukan paling lambat 60 hari sejak akta pendirian firma ditandatangani. Perusahaan juga perlu membayar biaya pendaftaran sebagai bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak melalui bank persepsi.
Dokumen pendukung yang juga perlu dilampirkan saat pendaftaran adalah:
- Pernyataan dari pemohon yang menyatakan bahwa dokumen untuk pendaftaran sudah lengkap
- Pernyataan dari korporasi mengenai kebenaran informasi pemilik badan usaha
- Akta pendirian
- Pernyataan dari pemohon yang menyatakan bahwa dokumen pendaftaran sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta bertanggung jawab penuh terhadap format pendaftaran yang diajukan.
Mengurus NPWP
NPWP dibutuhkan untuk melaporkan penghasilan bisnis setiap tahunnya. Jadi, setelah melakukan pendaftaran ke Kemenkumham, pengurusan NPWP dapat dilakukan di kantor pajak daerah masing-masing.
Menunggu Penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Menteri
Selanjutnya, Menteri Hukum dan HAM akan menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang disampaikan secara elektronik kepada pemohon. SKT wajib ditandatangani dan dibubuhi cap jabatan oleh notaris serta memuat kalimat yang menyatakan bahwa “Surat Keterangan Terdaftar ini dicetak dari Sistem Administrasi Badan Usaha”.
Terkendala Alamat Kantor dalam Mendirikan Firma? Effist Suite Office Solusinya!
Alamat kantor seringkali menjadi persyaratan untuk mendirikan sebuah bisnis, khususnya bisnis firma. Bagi Anda yang ingin mendirikan badan usaha ini tetapi terkendala masalah domisili, Effist Suite Office memiliki jawaban terbaik untuk kebutuhan Anda. Kami menawarkan layanan serviced office untuk penyewaan ruang kantor fisik profesional demi menunjang operasional bisnis sehari-hari. Tidak hanya itu, kami juga memiliki layanan virtual office untuk memfasilitasi kebutuhan bisnis bagi perusahaan yang beroperasi secara remote.
Layanan serviced office dari Effist menyediakan berbagai ruang kantor modern dengan fasilitas memadai, seperti meja dan kursi yang nyaman, akses internet berkecepatan tinggi, pantry, hingga business lounge. Lokasinya yang terletak di Jakarta Selatan membuat ruang kantor kami memiliki nilai lebih dari segi reputasi maupun aksesibilitas.
Sementara layanan virtual office dari Effist menawarkan alamat bisnis prestisius di pusat bisnis Jakarta Selatan sebagai identitas bisnis yang kredibel. Kami juga memfasilitasi layanan call answering serta dukungan dari tim administrasi, sekretaris, hingga resepsionis handal untuk mendukung kegiatan bisnis sehari-hari.
Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan serviced office dan virtual office, hubungi kami melalui email contact@effist.com atau kunjungi “Book Tour”.
Editor: Cardila Ladini

18 July 2024
5 Tips Ampuh Menerapkan Core Value di Tempat Kerja
Saat ini, mendirikan perusahaan bukan hanya tentang berbisnis dan bertransaksi dengan pelanggan, tetapi juga membentuk core value atau nilai inti sebagai prinsip fundamental dalam menjalankan bisnisnya. Nilai ini bukan hanya sebagai slogan perusahaan, tetapi sebagai pedoman untuk seluruh karyawan perusahaan dalam berperilaku dan mengambil keputusan. Kuatnya core value turut berkontribusi pada budaya perusahaan yang positif hingga kinerja karyawan yang kian meningkat. Kenali lebih lanjut tentang apa itu core value serta tips menerapkannya agar terlaksana secara optimal.
Apa yang Dimaksud dengan Core Value?
Core value atau nilai inti artinya prinsip dan kepercayaan yang memandu perusahaan serta karyawannya dalam bertindak maupun mengambil keputusan. Tidak hanya itu, nilai inti ini juga berperan dalam membangun relasi bisnis dengan pelanggan dan mitra bisnis, menentukan arah perusahaan, hingga memecahkan masalah.
Perusahaan merepresentasikan hal-hal yang dianggap penting dan bermakna melalui poin-poin dalam core values. Setiap perusahaan memiliki nilai inti yang berbeda-beda, tergantung dari bagaimana perusahaan mendefinisikan dirinya di mata pelanggan maupun publik. Nilai inti perusahaan juga berkontribusi dalam membentuk budaya perusahaan. Pemahaman yang baik tentang nilai inti perusahaan akan membantu karyawan agar selalu sejalan dengan visi dan misi yang dianut perusahaan.
Apa Saja Contoh Core Value di Perusahaan?
Perusahaan dapat menentukan core values yang berbeda-beda sebagai pondasi dari lingkungan kerjanya. Namun, di bawah ini adalah beberapa contoh core values yang umum digunakan oleh banyak perusahaan:
- Integritas: Prinsip integritas artinya bersikap secara etis, jujur, dan transparan saat berinteraksi dengan rekan kerja, atasan, pelanggan, stakeholder, hingga mitra bisnis.
- Akuntabilitas: Nilai akuntabilitas adalah sikap bertanggung jawab serta mau menerima konsekuensi atas tindakan yang sudah dilakukan.
- Customer First: Nilai berupa customer first artinya menempatkan pelanggan sebagai fokus perkembangan bisnis serta dalam pengambilan keputusan. Customer first juga berusaha untuk melampaui ekspektasi dan mengoptimalkan kepuasan pelanggan.
- Rasa Hormat: Prinsip rasa hormat artinya memperlakukan semua orang dengan baik dan sopan, terlepas dari karakteristik, posisi, dan latar belakang.
- Kerja Sama: Prinsip kerja sama dalam tim menekankan konsep kolaborasi tim untuk mencapai tujuan yang lebih baik.
- Excellence: Prinsip excellence atau keunggulan adalah menentukan standar yang tinggi serta berusaha untuk selalu berkembang secara berkelanjutan.
Apa Pentingnya Core Value untuk Perusahaan?
Sebagai panduan dalam bersikap dan mengambil keputusan, core value merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh semua perusahaan. Beberapa alasan lainnya mengapa core values penting untuk dimiliki adalah:
Membentuk Identitas Perusahaan
Kepercayaan dan prinsip dalam melakukan aktivitas bisnis dipandu oleh core value perusahaan. Hal ini akan membentuk identitas perusahaan di mata karyawan, pelanggan, mitra bisnis, hingga publik. Dengan demikian, perusahaan memiliki ciri khas yang membedakannya dari kompetitor.
Meningkatkan Angka Retensi Karyawan
Karyawan yang merasa core values pribadinya sejalan dengan core value perusahaan akan lebih termotivasi dan produktif selama bekerja. Core values perusahaan membantu tindakan karyawan menjadi terarah. Dengan demikian, karyawan dapat selalu mengingat bahwa mereka bekerja untuk mencapai tujuan yang sama dengan perusahaan.
Membantu Proses Pengambilan Keputusan
Proses pengambilan keputusan dapat berjalan efektif jika didasarkan dengan core values perusahaan. Hal ini juga penting agar pengambilan keputusan dapat sejalan dengan visi misi perusahaan. Saat menemui situasi yang kompleks, perusahaan dapat mengacu pada core values tersebut untuk menentukan solusi terbaik dari masalah yang dihadapi.
Membentuk Budaya Perusahaan
Peran core values sebagai pemandu tindakan dan pengambilan kebutuhan perusahaan membuatnya turut menjadi acuan dalam membentuk budaya perusahaan. Dengan adanya acuan yang kuat, perusahaan akan lebih mudah untuk selalu beroperasi secara optimal terlepas dari situasi apapun yang sedang dihadapi.
Bagaimana Cara Menerapkan Core Value di Tempat Kerja?
Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan core values secara efektif di tempat kerja adalah sebagai berikut:
Komunikasikan Core Value Kepada Karyawan
Langkah pertama dalam menerapkan core value perusahaan adalah mendefinisikan dan menjelaskan core values kepada karyawan. Pastikan core values bersifat singkat, padat, serta mudah dipahami oleh semua karyawan. Penyampaian core values dapat dilakukan secara konsisten melalui berbagai cara, seperti misalnya website perusahaan, meeting, newsletter, hingga platform komunikasi internal.
Berikan Contoh dari Jajaran Pimpinan
Implementasi core values dapat berjalan lebih efektif jika jajaran pimpinan turut menerapkan nilai-nilai tersebut dalam tindakan dan pengambilan keputusannya. Karyawan cenderung lebih mudah mengimplementasikan core values ketika melihat jajaran pimpinan bertindak berdasarkan nilai inti perusahaan. Demonstrasi yang konsisten akan membangun rasa percaya serta kredibilitas di dalam perusahaan.
Integrasikan Core Value ke Operasional Bisnis
Penting bagi perusahaan untuk mengintegrasikan core value ke dalam operasional bisnis sehari-hari. Artinya, nilai tersebut bukan hanya dipajang atau dihafalkan saja, tetapi dilaksanakan oleh setiap individu dalam perusahaan. Hal ini termasuk menyesuaikan core values dengan strategi bisnis, proses pengambilan keputusan, hingga evaluasi performa kerja. Dengan menghubungkan core values ke pekerjaan sehari-hari, karyawan akan melihat pentingnya nilai tersebut sebagai acuan dalam menyelesaikan pekerjaan maupun mencapai tujuan bisnis.
Kembangkan Budaya Penghargaan
Mengembangkan budaya penghargaan artinya mengakui dan menghargai usaha karyawan untuk melaksanakan core values perusahaan secara optimal. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan pentingnya implementasi core values di dalam perusahaan. Budaya penghargaan ini dapat berupa program atau acara penghargaan tertentu. Dengan merayakan karyawan yang berhasil menerapkan core values, perusahaan menunjukkan sikap dan tindakan yang dinilai berharga.
Lakukan Evaluasi dan Perkembangan Berkelanjutan
Penerapan core values perusahaan adalah proses berkelanjutan. Jadi, evaluasi secara berkala perlu dilakukan untuk menguji efektivitas dari implementasi core value yang sudah dilakukan. Anda juga bisa mengidentifikasi aspek-aspek yang bisa ditingkatkan lagi. Evaluasi dapat dilakukan melalui survei karyawan hingga review performa. Dengan demikian, perusahaan dapat memastikan bahwa core value tetap relevan dan berpengaruh terhadap operasional kerja sehari-hari.
Optimalkan Penerapan Core Value dengan Ruang Kerja Profesional dan Kolaboratif, Hanya di Effist!
Operasional sehari-hari sebuah perusahaan dapat mengacu pada core value sebagai pedoman dalam bertindak dan berperilaku. Namun, untuk implementasi yang optimal, dibutuhkan ruang kerja yang nyaman dan inspiratif. Maka dari itu, layanan serviced office dari Effist Suite Office hadir sebagai solusi ideal untuk memfasilitasi penerapan core value di dalam perusahaan Anda. Effist Suite Office menawarkan ruang kerja profesional dan modern yang tidak hanya meningkatkan kinerja karyawan, tetapi juga mendorong reputasi bisnis di mata pelanggan maupun mitra bisnis.
Layanan serviced office dari Effist Suite Office dilengkapi dengan fasilitas memadai, mulai dari perlengkapan kantor modern, internet berkecepatan tinggi, akses 24/7, customer service support, serta alamat bisnis di daerah perkantoran Jakarta Selatan. Effist Suite Office membantu terciptanya atmosfer kerja yang mendorong produktivitas serta sinergi tim, sehingga core values dapat diterapkan secara optimal.
Jadikan Effist Suite Office sebagai partner Anda dalam mencapai kesuksesan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut seputar serviced office, hubungi kami melalui email contact@effist.com atau kunjungi “Book Tour”.
Editor: Cardila Ladini
Categories
Recent Posts

5 Bentuk Tata Ruang Rapat yang Wajib Diketahui
31 May 2023

7 Hambatan Bisnis Beserta Strategi Mengatasinya!
13 December 2023

7 Istilah Rapat yang Wajib Anda Ketahui
07 April 2023