5 Tips Ampuh Menerapkan Core Value di Tempat Kerja

18 July 2024

5 Tips Ampuh Menerapkan Core Value di Tempat Kerja

Saat ini, mendirikan perusahaan bukan hanya tentang berbisnis dan bertransaksi dengan pelanggan, tetapi juga membentuk core value atau nilai inti sebagai prinsip fundamental dalam menjalankan bisnisnya. Nilai ini bukan hanya sebagai slogan perusahaan, tetapi sebagai pedoman untuk seluruh karyawan perusahaan dalam berperilaku dan mengambil keputusan. Kuatnya core value turut berkontribusi pada budaya perusahaan yang positif hingga kinerja karyawan yang kian meningkat. Kenali lebih lanjut tentang apa itu core value serta tips menerapkannya agar terlaksana secara optimal.

Apa yang Dimaksud dengan Core Value?

Core value atau nilai inti artinya prinsip dan kepercayaan yang memandu perusahaan serta karyawannya dalam bertindak maupun mengambil keputusan. Tidak hanya itu, nilai inti ini juga berperan dalam membangun relasi bisnis dengan pelanggan dan mitra bisnis, menentukan arah perusahaan, hingga memecahkan masalah

Perusahaan merepresentasikan hal-hal yang dianggap penting dan bermakna melalui poin-poin dalam core values. Setiap perusahaan memiliki nilai inti yang berbeda-beda, tergantung dari bagaimana perusahaan mendefinisikan dirinya di mata pelanggan maupun publik. Nilai inti perusahaan juga berkontribusi dalam membentuk budaya perusahaan. Pemahaman yang baik tentang nilai inti perusahaan akan membantu karyawan agar selalu sejalan dengan visi dan misi yang dianut perusahaan.

Apa Saja Contoh Core Value di Perusahaan?

Perusahaan dapat menentukan core values yang berbeda-beda sebagai pondasi dari lingkungan kerjanya. Namun, di bawah ini adalah beberapa contoh core values yang umum digunakan oleh banyak perusahaan:

  • Integritas: Prinsip integritas artinya bersikap secara etis, jujur, dan transparan saat berinteraksi dengan rekan kerja, atasan, pelanggan, stakeholder, hingga mitra bisnis. 
  • Akuntabilitas: Nilai akuntabilitas adalah sikap bertanggung jawab serta mau menerima konsekuensi atas tindakan yang sudah dilakukan. 
  • Customer First: Nilai berupa customer first artinya menempatkan pelanggan sebagai fokus perkembangan bisnis serta dalam pengambilan keputusan. Customer first juga berusaha untuk melampaui ekspektasi dan mengoptimalkan kepuasan pelanggan. 
  • Rasa Hormat: Prinsip rasa hormat artinya memperlakukan semua orang dengan baik dan sopan, terlepas dari karakteristik, posisi, dan latar belakang.
  • Kerja Sama: Prinsip kerja sama dalam tim menekankan konsep kolaborasi tim untuk mencapai tujuan yang lebih baik.
  • Excellence: Prinsip excellence atau keunggulan adalah menentukan standar yang tinggi serta berusaha untuk selalu berkembang secara berkelanjutan.

Apa Pentingnya Core Value untuk Perusahaan?

Sebagai panduan dalam bersikap dan mengambil keputusan, core value merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh semua perusahaan. Beberapa alasan lainnya mengapa core values penting untuk dimiliki adalah:

Membentuk Identitas Perusahaan

Kepercayaan dan prinsip dalam melakukan aktivitas bisnis dipandu oleh core value perusahaan. Hal ini akan membentuk identitas perusahaan di mata karyawan, pelanggan, mitra bisnis, hingga publik. Dengan demikian, perusahaan memiliki ciri khas yang membedakannya dari kompetitor.

Meningkatkan Angka Retensi Karyawan

Karyawan yang merasa core values pribadinya sejalan dengan core value perusahaan akan lebih termotivasi dan produktif selama bekerja. Core values perusahaan membantu tindakan karyawan menjadi terarah. Dengan demikian, karyawan dapat selalu mengingat bahwa mereka bekerja untuk mencapai tujuan yang sama dengan perusahaan.

Membantu Proses Pengambilan Keputusan

Proses pengambilan keputusan dapat berjalan efektif jika didasarkan dengan core values perusahaan. Hal ini juga penting agar pengambilan keputusan dapat sejalan dengan visi misi perusahaan. Saat menemui situasi yang kompleks, perusahaan dapat mengacu pada core values tersebut untuk menentukan solusi terbaik dari masalah yang dihadapi.

Membentuk Budaya Perusahaan

Peran core values sebagai pemandu tindakan dan pengambilan kebutuhan perusahaan membuatnya turut menjadi acuan dalam membentuk budaya perusahaan. Dengan adanya acuan yang kuat, perusahaan akan lebih mudah untuk selalu beroperasi secara optimal terlepas dari situasi apapun yang sedang dihadapi.

Bagaimana Cara Menerapkan Core Value di Tempat Kerja?

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan core values secara efektif di tempat kerja adalah sebagai berikut:

Komunikasikan Core Value Kepada Karyawan

Langkah pertama dalam menerapkan core value perusahaan adalah mendefinisikan dan menjelaskan core values kepada karyawan. Pastikan core values bersifat singkat, padat, serta mudah dipahami oleh semua karyawan. Penyampaian core values dapat dilakukan secara konsisten melalui berbagai cara, seperti misalnya website perusahaan, meeting, newsletter, hingga platform komunikasi internal. 

Berikan Contoh dari Jajaran Pimpinan

Implementasi core values dapat berjalan lebih efektif jika jajaran pimpinan turut menerapkan nilai-nilai tersebut dalam tindakan dan pengambilan keputusannya. Karyawan cenderung lebih mudah mengimplementasikan core values ketika melihat jajaran pimpinan bertindak berdasarkan nilai inti perusahaan. Demonstrasi yang konsisten akan membangun rasa percaya serta kredibilitas di dalam perusahaan.

Integrasikan Core Value ke Operasional Bisnis

Penting bagi perusahaan untuk mengintegrasikan core value ke dalam operasional bisnis sehari-hari. Artinya, nilai tersebut bukan hanya dipajang atau dihafalkan saja, tetapi dilaksanakan oleh setiap individu dalam perusahaan. Hal ini termasuk menyesuaikan core values dengan strategi bisnis, proses pengambilan keputusan, hingga evaluasi performa kerja. Dengan menghubungkan core values ke pekerjaan sehari-hari, karyawan akan melihat pentingnya nilai tersebut sebagai acuan dalam menyelesaikan pekerjaan maupun mencapai tujuan bisnis. 

Kembangkan Budaya Penghargaan

Mengembangkan budaya penghargaan artinya mengakui dan menghargai usaha karyawan untuk melaksanakan core values perusahaan secara optimal. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan pentingnya implementasi core values di dalam perusahaan. Budaya penghargaan ini dapat berupa program atau acara penghargaan tertentu. Dengan merayakan karyawan yang berhasil menerapkan core values, perusahaan menunjukkan sikap dan tindakan yang dinilai berharga.

Lakukan Evaluasi dan Perkembangan Berkelanjutan

Penerapan core values perusahaan adalah proses berkelanjutan. Jadi, evaluasi secara berkala perlu dilakukan untuk menguji efektivitas dari implementasi core value yang sudah dilakukan. Anda juga bisa mengidentifikasi aspek-aspek yang bisa ditingkatkan lagi. Evaluasi dapat dilakukan melalui survei karyawan hingga review performa. Dengan demikian, perusahaan dapat memastikan bahwa core value tetap relevan dan berpengaruh terhadap operasional kerja sehari-hari.

Optimalkan Penerapan Core Value dengan Ruang Kerja Profesional dan Kolaboratif, Hanya di Effist!

Operasional sehari-hari sebuah perusahaan dapat mengacu pada core value sebagai pedoman dalam bertindak dan berperilaku. Namun, untuk implementasi yang optimal, dibutuhkan ruang kerja yang nyaman dan inspiratif. Maka dari itu, layanan serviced office dari Effist Suite Office hadir sebagai solusi ideal untuk memfasilitasi penerapan core value di dalam perusahaan Anda. Effist Suite Office menawarkan ruang kerja profesional dan modern yang tidak hanya meningkatkan kinerja karyawan, tetapi juga mendorong reputasi bisnis di mata pelanggan maupun mitra bisnis.

Layanan serviced office dari Effist Suite Office dilengkapi dengan fasilitas memadai, mulai dari perlengkapan kantor modern, internet berkecepatan tinggi, akses 24/7, customer service support, serta alamat bisnis di daerah perkantoran Jakarta Selatan. Effist Suite Office membantu terciptanya atmosfer kerja yang mendorong produktivitas serta sinergi tim, sehingga core values dapat diterapkan secara optimal. 

Jadikan Effist Suite Office sebagai partner Anda dalam mencapai kesuksesan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut seputar serviced office, hubungi kami melalui email contact@effist.com atau kunjungi “Book Tour”.

Editor: Cardila Ladini

Syarat dan Cara Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

14 July 2024

Syarat dan Cara Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Bagi pengusaha pemula yang akan memulai bisnis baru, hal yang tidak boleh luput adalah mendapatkan izin untuk berdagang secara resmi. Salah satu perizinan yang harus dimiliki para pengusaha adalah Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Dokumen SIUP tidak hanya menjadi bukti legalitas kegiatan berdagang, tetapi juga mempermudah proses pengurusan izin lainnya untuk kebutuhan operasional bisnis lainnya. Tidak hanya itu, perusahaan Anda juga akan dipandang kredibel karena sudah memiliki izin usaha yang resmi di mata hukum. Kenali lebih lanjut tentang apa itu Surat Izin Usaha Perdagangan, syarat-syarat yang dibutuhkan serta cara mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan untuk bisnis Anda.

Apa yang Dimaksud dengan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)?

Pengertian Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah izin yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk perusahaan yang ingin melaksanakan kegiatan dagang. Dengan adanya SIUP, perusahaan dapat menjalankan bisnis secara legal. Penerbitan SIUP diatur dalam Permendag Republik Indonesia No. 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan. 

SIUP diterbitkan menurut domisili lokasi perusahaan serta diberikan kepada pemilik, pengurus, atau penanggung jawab perusahaan. SIUP terbagi menjadi 4 jenis berdasarkan skala usahanya. Keempat jenis SIUP tersebut adalah SIUP mikro, kecil, menengah dan besar.

  • SIUP mikro wajib dimiliki untuk perusahaan dengan modal dan kekayaan bersih kurang dari Rp 50.000.000
  • SIUP kecil ditujukan untuk perusahaan dengan modal dan kekayaan bersih mencapai Rp50.000.000 hingga Rp500.000.000
  • SIUP menengah wajib dimiliki oleh perusahaan dengan modal dan kekayaan bersih di atas Rp500.000.000 hingga Rp10.000.000.000. 
  • SIUP besar ditujukan untuk perusahaan dengan modal dan kekayaan bersih lebih dari Rp10.000.000.000.

Apa Fungsi dari Surat Izin Usaha Perdagangan?

Fungsi utama dari Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah sebagai bukti resmi perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis. Perusahaan juga akan merasakan keuntungan dari memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan ini. Sebagai contoh, SIUP akan mempermudah perolehan izin lainnya dalam berdagang, seperti izin ekspor dan impor. 

Sebagai bukti legalitas perusahaan, SIUP juga memudahkan proses peminjaman dana oleh perusahaan untuk kebutuhan modal. Tidak hanya itu, SIUP mendukung kredibilitas dan reputasi perusahaan sebagai bisnis yang resmi di mata hukum. 

Berapa Lama Masa Berlaku Surat Izin Usaha Perdagangan?

Menurut Permendag Republik Indonesia No. 36/M-DAG/PER/2/2007, SIUP berlaku selama perusahaan menjalankan aktivitas bisnisnya. Namun, terdapat perubahan yang dituangkan pada Peraturan Menteri Perdagangan No. 07/M-DAG/PER/2/2017. Pada perubahan tersebut, perusahaan tidak perlu lagi mendaftar ulang untuk SIUP per 5 tahun. Jadi, SIUP berlaku seumur hidup selama perusahaan tersebut masih beroperasi.

Siapakah yang Wajib Memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan?

Semua jenis perusahaan yang melakukan kegiatan dagang, mulai dari Perseroan Terbatas (PT), CV, hingga Firma, wajib memiliki SIUP. Hal ini disebabkan oleh peran SIUP sebagai bukti legalitas perusahaan dalam menjalankan bisnis. Namun, perusahaan atau pelaku usaha tertentu dikecualikan dari kewajiban memiliki SIUP, seperti:

  • Kantor cabang perusahaan atau kantor perwakilan perusahaan
  • Perusahaan kecil perorangan yang tidak berbentuk badan hukum atau persekutuan yang dijalankan sendiri oleh pemilik atau anggota keluarga terdekat
  • Pedagang keliling, asongan, pinggir jalan, atau kaki lima

Apa Saja Syarat Membuat Surat Izin Perdagangan Usaha?

Syarat membuat SIUP dibedakan menurut jenis perusahaannya. Berikut ini adalah syarat-syarat yang perlu disiapkan untuk membuat SIUP untuk legalitas bisnis Anda:

Syarat SIUP untuk Perusahaan Perorangan

  • Melengkapi formulir Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik atau penanggung jawab perusahaan
  • Fotokopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
  • Neraca Perusahaan 
  • Foto pemilik atau penanggung jawab perusahaan ukuran 3×4 cm sebanyak 2 lembar
  • Fotokopi NPWP perusahaan
  • Materai 10000

Syarat SIUP untuk Perseroan Terbatas

  • Melengkapi formulir Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
  • Fotokopi Akta Notaris Pendirian Perusahaan
  • Fotokopi Akta Perubahan Perusahaan (jika ada)
  • Fotokopi Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum Perseroan Terbatas dari Departemen Hukum dan HAM
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik atau penanggung jawab perusahaan
  • Fotokopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
  • Fotokopi NPWP perusahaan
  • Neraca Perusahaan
  • Foto pemilik atau penanggung jawab perusahaan ukuran 3×4 cm sebanyak 2 lembar
  • Materai 10000

Syarat SIUP untuk CV dan Firma

  • Melengkapi formulir Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
  • Fotokopi Akta Notaris Pendirian Perusahaan atau Akta Notaris yang sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik atau penanggung jawab perusahaan
  • Fotokopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
  • Foto pemilik atau penanggung jawab perusahaan ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar
  • Fotokopi NPWP CV atau Firma
  • Materai 10000

Syarat SIUP untuk Perusahaan Koperasi

  • Melengkapi formulir Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
  • Fotokopi Akta Notaris Pendirian Koperasi yang sudah disahkan oleh instansi berwenang
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik atau penanggung jawab koperasi
  • Surat pernyataan dari pemohon SIUP terkait lokasi usaha koperasi
  • Daftar susunan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas Koperasi
  • Fotokopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
  • Foto pemilik atau penanggung jawab koperasi ukuran 3×4 cm sebanyak 2 lembar
  • Fotokopi NPWP Koperasi
  • Neraca koperasi
  • Materai 10000

Bagaimana Cara Membuat Surat Izin Perdagangan Usaha?

Guna memulai bisnis secara resmi dan legal di mata hukum, penting untuk menyiapkan segala perizinan yang dibutuhkan. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengetahui cara membuat Surat Izin Usaha Perdagangan:

Siapkan Dokumen Persyaratan

Sebelum mengurus SIUP, penting bagi pemilik atau penanggung jawab perusahaan untuk menyiapkan dokumen persyaratan yang diperlukan. Dokumen persyaratan untuk SIUP dapat dibedakan menurut jenis usaha yang akan didaftarkan. 

Datang ke Dinas Perdagangan Sesuai Domisili

Pengurusan SIUP baru kini dapat dilakukan secara offline maupun online. Untuk pembuatan SIUP secara offline, Anda dapat mengunjungi Dinas Perdagangan sesuai dengan domisili dari lokasi perusahaan. Sementara pembuatan SIUP secara online dapat dilakukan melalui website https://www.oss.go.id. Pada website OSS, jika belum memiliki akun, Anda dapat membuat akun baru sebelum mulai memproses SIUP.

Isi Formulir Pendaftaran

Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran untuk mengajukan SIUP baru, baik yang dilakukan secara online maupun offline. Pastikan semua data yang diminta tepat dan lengkap. Pengisian formulir secara offline membutuhkan materai terbaru untuk nantinya ditandatangani.

Pembayaran dan Pengambilan SIUP

Pembayaran untuk proses pengurusan SIUP dapat berbeda-beda di tiap daerah, jadi penting untuk mengetahui terlebih dahulu besar biaya yang diperlukan atau bertanya kepada petugas setempat. SIUP akan siap diambil maksimal 14 hari setelah pendaftaran.

Virtual Office: Lengkapi Perizinan Usaha Tanpa Harus Menyewa Kantor Fisik

Memiliki kantor fisik seringkali menjadi hambatan bagi para pelaku bisnis untuk memenuhi persyaratan domisili dalam pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Tidak jarang pembelian atau penyewaan ruang kantor memberikan beban tersendiri, khususnya dari segi biaya. Namun, kini Anda tidak perlu khawatir. Effist Suite Office dengan layanan virtual office menawarkan solusi ramah biaya untuk memenuhi persyaratan domisili dalam pengurusan SIUP.

Layanan virtual office menawarkan alamat bisnis yang sah secara hukum serta berbagai fasilitas penunjang bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya sewa kantor yang mahal.

Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami melalui email contact@effist.com untuk informasi lebih lanjut seputar layanan virtual office.

Editor: Cardila Ladini

Panduan Sukses Menjalankan Bisnis Skincare untuk Pemula

11 July 2024

Panduan Sukses Menjalankan Bisnis Skincare untuk Pemula

Tren skincare atau perawatan kulit mengalami peningkatan drastis secara global. Masyarakat tidak hanya peduli untuk mempercantik wajah dengan make-up, tetapi juga menyehatkan kondisi kulit dari dalam tubuh dengan memakai skincare. Meningkatnya kesadaran untuk merawat kulit wajah mendorong munculnya inovasi bisnis seperti usaha skincare

Tren usaha skincare tidak hanya dilakukan oleh perusahaan besar, tetapi juga para penggiat kecantikan yang ingin mengembangkan produk untuk merawat kulit hingga mengatasi masalah kulit. Kenali lebih lanjut tentang cara membuka bisnis skincare untuk pemula berikut ini!

Apa itu Bisnis Skincare?

Bisnis skincare atau bisnis perawatan kulit adalah bagian dari sektor bisnis kecantikan yang berfokus dalam mengembangkan produk untuk kesehatan kulit. Skincare umumnya lebih spesifik merujuk pada kulit wajah, sementara produk untuk tubuh merujuk pada body care. Tujuan dari jenis bisnis ini adalah untuk menonjolkan produk yang dapat menyehatkan atau memperbaiki kondisi kulit wajah. 

Di Indonesia, tren bisnis skincare tergolong populer karena target market yang relatif besar, terutama di kalangan kaum perempuan. Maka dari itu, peluang bisnis skincare termasuk cukup menjanjikan untuk para pebisnis pemula. 

Bisnis Skincare Termasuk Jenis Usaha Apa?

Bisnis skincare termasuk ke dalam jenis usaha kecantikan. Sektor usaha kecantikan juga mewadahi jenis bisnis lainnya, seperti bisnis make-up, parfum, hingga body care. Bisnis skincare tidak hanya meliputi produk-produk untuk perawatan kulit wajah, tetapi juga klinik kecantikan atau spa yang menawarkan perawatan kulit wajah menggunakan alat-alat khusus. 

Seiring dengan berjalannya waktu, tren usaha skincare turut mengalami peningkatan signifikan bersama dengan tren usaha make-up. Hal ini disebabkan oleh tingginya minat untuk memiliki kulit wajah yang sehat. 

Bisnis skincare tidak hanya populer, tetapi juga dinamis dan cepat berubah. Jenis bisnis ini tidak hanya digeluti oleh berbagai perusahaan besar, tetapi juga oleh para penggiat kecantikan dengan inovasi produk perawatan kulit yang unik serta harga yang bersaing dengan produk keluaran perusahaan besar. Jadi, tidak heran jika jenis bisnis ini banyak diminati untuk memulai usaha baru.

Mengapa Bisnis Skincare Menjanjikan?

Salah satu alasan utama mengapa peluang bisnis skincare menjanjikan adalah target market yang cukup besar, terutama di kalangan perempuan muda. Namun, tren usaha skincare juga menyentuh target market laki-laki di berbagai kalangan usia. Tren usaha skincare berjalan beriringan dengan tren make-up, di mana banyak orang menyadari bahwa perawatan kulit yang baik adalah kunci mewujudkan make-up yang bagus dan tahan lama. 

Alasan lainnya dari tingginya potensi berbisnis skincare adalah meningkatnya kesadaran untuk memiliki kulit wajah yang sehat. Misal, kesadaran untuk mencegah kerutan di wajah sudah muncul sejak usia muda, yaitu di umur 20-an. Hal ini menunjukkan tren untuk tampil cantik secara natural tanpa bantuan make-up.

Faktor lainnya yang membuat bisnis skincare menjadi peluang menarik adalah faktor kecocokan skincare. Banyaknya produk skincare yang beredar saat ini memberikan alternatif bagi orang-orang dengan tipe, masalah, atau kebutuhan kulit tertentu. Perbedaan harga juga dapat mempengaruhi pemilihan produk skincare. Dengan memulai bisnis skincare sendiri, Anda dapat menjadi solusi untuk memecahkan masalah kulit tertentu dengan harga yang kompetitif dibandingkan produk yang sudah ada saat ini.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Skincare?

Popularitas tren skincare yang semakin meningkat membuat jenis usaha ini banyak diminati. Ikuti tips dan cara berikut ini untuk membuka bisnis skincare sendiri, khususnya bagi pengusaha pemula yang ingin berbisnis di sektor kecantikan:

Lakukan Riset Pasar

Riset pasar sangat penting dilakukan sebelum memulai bisnis baru, termasuk memulai usaha skincare. Dalam hal ini, Anda dapat mengidentifikasi tren skincare yang sedang populer, kandungan atau formulasi yang banyak diminati, hingga analisis kompetitor. Dengan ketatnya persaingan usaha skincare saat ini, riset pasar berguna untuk menemukan peluang agar usaha skincare Anda menonjol di tengah persaingan tersebut.

Tentukan Target Market Anda

Hal yang tidak boleh luput saat mengembangkan usaha skincare adalah kepada siapa produk tersebut ditujukan. Tentukan target market sebagai pelanggan ideal yang tertarik membeli produk Anda. Misalnya, produk skincare Anda ditujukan untuk remaja yang ingin menjaga kesehatan kulit, atau orang dewasa yang mencari produk untuk mencegah penuaan dini. Target market akan memandu proses pengembangan produk maupun strategi marketing menjadi lebih terarah. 

Siapkan Modal untuk Bisnis Anda

Memiliki modal yang memadai sangat penting sebelum memulai bisnis skincare Anda. Modal ini bertujuan untuk mendanai segala aspek operasional dalam bisnis Anda. Modal bisnis skincare dapat berkisar dari jutaan hingga ratusan juta, tergantung dari skala bisnis yang ingin dibangun. Sumber dari modal dapat berasal dari tabungan pribadi, pinjaman dari orang terdekat, crowdfunding, pinjaman di bank, hingga investor.

Kembangkan Konsep Bisnis Anda

Pengembangan konsep bisnis mencakup penciptaan identitas brand yang unik dan berbeda dibandingkan kompetitor. Hal ini meliputi penciptaan nama brand, logo, skema warna, tagline, brand voice, hingga kebutuhan branding lainnya yang ingin Anda tonjolkan kepada calon pelanggan. Aspek-aspek ini akan dibutuhkan untuk keperluan marketing produk Anda. 

Tentukan Formulasi untuk Pembuatan Produk Skincare

Terdapat beberapa cara yang digunakan untuk memformulasikan produk skincare Anda, yaitu dengan membuat sendiri di rumah, menyewa ruang khusus untuk manufaktur produk, hingga bekerja sama dengan maklon skincare. Jika menggunakan maklon, pastikan memilih maklon yang terpercaya serta berkualitas. Pastikan juga formulasi tersebut sesuai dengan konsep usaha skincare yang ingin dikembangkan serta aman untuk pemakaian di kulit. 

Pahami Regulasi dan Perizinan untuk Produk Anda

Hal yang tidak boleh dilewatkan dari cara membangun bisnis skincare adalah memahami regulasi dan perizinan untuk produk skincare. Perizinan sangat penting untuk meyakinkan pelanggan bahwa produk Anda aman dan layak untuk dipakai. Selain perizinan usaha seperti Nomor Izin Berusaha (NIB), Anda juga memerlukan standar izin edar dari BPOM. 

Kembangkan Strategi Marketing

Langkah berikutnya adalah mempromosikan produk Anda dengan strategi marketing yang efektif. Manfaatkan media sosial, website, hingga kerja sama dengan influencer untuk memperluas jangkauan promosi Anda ke target market yang dituju. Strategi marketing yang dikembangkan haruslah menarik serta sesuai dengan target market yang dituju. 

Effist Suite Office: Solusi Jalankan Bisnis Tanpa Sewa Kantor Mahal!

Bagi para pebisnis pemula, memulai bisnis tidak harus diawali dengan penyewaan ruang kantor yang mahal. Maka dari itu, Effist Suite Office menawarkan layanan virtual office untuk memfasilitasi kebutuhan bisnis Anda sejak dini tanpa harus menyewa ruang kantor. Jadi, Anda dapat menghemat biaya operasional di awal berjalannya bisnis. 

Layanan virtual office dari Effist Suite Office menawarkan alamat bisnis profesional dan prestisius untuk mendorong kredibilitas bisnis di mata publik. Fasilitas kami juga mencakup tim administrasi dan sekretaris profesional, business lounge, hingga meeting room untuk mewadahi diskusi dengan tim maupun klien. 

Untuk informasi lebih lanjut seputar virtual office, segera hubungi kami melalui email contact@effist.com

Editor: Cardila Ladini

Telecommuting: Bekerja dari Mana Saja dan Kapan Saja

07 July 2024

Telecommuting: Bekerja dari Mana Saja dan Kapan Saja

Konsep telecommuting kini menjadi tren bekerja yang banyak diminati, terutama setelah penerapannya selama pandemi COVID-19. Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet yang kian pesat, telecommuting menawarkan fleksibilitas bagi karyawan untuk bekerja dari lokasi manapun di luar kantor. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang telecommuting, kelebihan serta kekurangan, hingga cara menerapkannya secara optimal.

Apa yang Dimaksud dengan Telecommuting?

Telecommuting, atau dikenal juga sebagai teleworking dan telecommuting work, adalah tindakan menyelesaikan suatu pekerjaan dari lokasi selain di kantor. Artinya, karyawan dapat bekerja dari rumah, kafe, working space, dan sebagainya. Karyawan memanfaatkan online platform untuk menghadiri meeting secara online atau berkomunikasi dengan rekan kerja secara virtual. 

Konsep telecommuting menekankan pada fleksibilitas kerja, di mana karyawan tidak perlu lagi berada di kantor untuk bekerja. Hal ini juga diyakini dapat meningkatkan produktivitas dan work-life balance karena dapat bekerja melalui lokasi manapun yang diinginkan.

Apakah Telecommuting dan Remote Work Sama?

Telecommuting vs remote work sering didebatkan dalam tren bekerja jarak jauh. Keduanya sama-sama diartikan sebagai bekerja di lokasi selain di kantor. Namun, terdapat beberapa faktor yang membedakan konsep kerja di luar kantor ini.

Pada telecommuting, meskipun karyawan dapat bekerja di luar kantor, karyawan tetap diharuskan datang ke kantor di waktu-waktu tertentu. Misalnya, karyawan dapat bekerja di luar kantor 2-3 kali dalam seminggu. 

Sementara remote working merujuk pada istilah yang lebih luas mengenai bekerja di luar kantor. Namun, remote working biasanya tidak mengharuskan karyawan untuk datang ke kantor. Maka dari itu, banyak perusahaan dengan remote working memiliki karyawan yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Apa Saja Pekerjaan yang Cocok untuk Telecommuting?

Beberapa bidang pekerjaan dapat dilakukan melalui telecommuting karena dapat dilakukan melalui online platform serta menggunakan berbagai alat digital yang bisa diakses secara online, yaitu:

  • Graphic Designer: Pekerjaan graphic designer mencakup pembuatan logo, ilustrasi, hingga konten visual marketing. Pekerjaan ini dapat dilakukan di mana saja menggunakan software desain serta perlengkapan seperti komputer, laptop, hingga alat tambahan seperti drawing pad dan stylus.
  • Content & Copywriter: Content dan copywriter berfokus menulis dan mengedit konten, seperti website copy, artikel, dan konten marketing lainnya. Pekerjaan ini dapat dilakukan sepenuhnya secara online.
  • Social Media Specialist: Pekerjaan social media specialist berfokus dalam membuat konten media sosial yang menarik dan kreatif untuk perusahaan. Serupa dengan content dan copywriter, social media specialist dapat dilakukan sepenuhnya secara online dari berbagai lokasi.
  • Customer Service: Melayani pelanggan kini tidak perlu terpaku di dalam ruang kerja. Pekerjaan customer service dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja menggunakan platform komunikasi yang diakses secara online.
  • Data Analyst: Pekerjaan data analyst berfokus menganalisis data untuk mengidentifikasi tren dan insight bisnis terbaru. Pekerjaan ini umumnya hanya memerlukan komputer atau laptop serta tidak membutuhkan kehadiran di kantor.
  • Virtual Assistant: Seorang virtual assistant menyediakan bantuan administrasi, teknis, bisnis, dan sebagainya kepada klien secara remote. Virtual assistant bekerja menggunakan alat digital dan platform komunikasi online untuk bekerja dan berinteraksi dengan klien.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Telecommuting Bagi Karyawan dan Perusahaan?

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki telecommuting untuk karyawan maupun perusahaan:

Kelebihan Telecommuting

Telecommuting menawarkan berbagai keuntungan tidak hanya untuk karyawan, tetapi juga perusahaan. Beberapa kelebihan tersebut adalah:

  • Menghemat Biaya dan Waktu: Karyawan tidak perlu lagi menghabiskan waktu berkendara untuk pulang dan pergi ke kantor. Selain menghemat waktu dan biaya transportasi, karyawan dapat mengurangi stress akibat bepergian. Perusahaan juga bisa menghemat biaya operasional bisnis seperti sewa kantor dan pemeliharaan fasilitas kantor.
  • Meningkatkan Produktivitas: Karyawan dapat meningkatkan fokus dan produktivitas dengan memilih lingkungan kerja ideal, nyaman, dan kondusif sesuai keinginan. 
  • Meningkatkan Retensi Karyawan: Telecommute dapat meningkatkan kebahagiaan karyawan saat bekerja karena merasa lebih mandiri, lebih fleksibel, dan terhindar dari stres akibat berkendara saat pulang dan pergi kantor.
  • Memperluas Talent Pool: Bagi perusahaan, kebijakan telecommute dapat menghapus batasan jarak dengan merekrut berbagai karyawan berkualitas dari berbagai penjuru daerah hingga dunia.

Kekurangan Telecommuting

Selain kelebihan, telecommute juga memiliki beberapa kekurangan dalam penerapannya:

  • Menciptakan Rasa Terisolasi: Kurangnya interaksi secara langsung dengan rekan kerja berisiko menciptakan rasa terisolasi dan kesepian selama bekerja secara telecommute.
  • Menghapus Batas Kehidupan Kerja dan Pribadi: Telecommute, terutama di rumah, membuat karyawan lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun, hal ini juga membuat karyawan kesulitan untuk keluar dari mode bekerja.
  • Terlalu Bergantung Pada Teknologi: Telecommute sangat bergantung pada teknologi seperti komputer, laptop, serta internet berkecepatan tinggi dan stabil. Kerusakan pada salah satu teknologi ini berisiko menghambat produktivitas kerja. 
  • Monitoring yang Kurang Efektif: Telecommute membuat perusahaan lebih sulit memantau performa kerja karyawan. Perusahaan akan sulit memastikan apakah karyawan bekerja secara optimal atau justru terlalu lama beristirahat dan mengabaikan pekerjaan.
  • Masalah Keamanan: Risiko keamanan pada data penting perusahaan menjadi lebih tinggi saat karyawan bekerja secara telecommute di ruang publik, terutama jika memakai jaringan internet publik atau laptop pribadi.

Bagaimana Menerapkan Telecommuting Secara Efektif?

Telecommuting memerlukan tips dan trik untuk memastikan implementasinya berjalan efektif dan memberikan hasil yang memuaskan untuk karyawan maupun perusahaan. Berikut adalah cara penerapan telecommute yang efektif:

Tetapkan Ekspektasi yang Jelas

Penting bagi perusahaan untuk menetapkan ekspektasi bagi karyawan selama penerapan telecommute. Hal ini memudahkan karyawan untuk bekerja sesuai target yang dibutuhkan meskipun tidak dipantau secara langsung. Penetapan ekspektasi dapat dibuat melalui kebijakan telecommute yang mengatur jam kerja karyawan, kapan karyawan harus bisa dihubungi, serta platform untuk berkomunikasi.

Siapkan Fasilitas yang Memadai

Mengingat telecommute dilakukan di luar kantor, perusahaan perlu menyediakan fasilitas yang memadai agar karyawan dapat bekerja secara efektif. Fasilitas ini dapat berupa penyediaan laptop hingga software untuk memudahkan kinerja dan kolaborasi secara online.

Ciptakan Ruang Kerja yang Nyaman

Bagi karyawan yang melakukan telecommute, memilih ruang kerja yang nyaman sangat penting untuk meningkatkan fokus dan produktivitas selama bekerja. Contoh ruang kerja yang bisa dipilih adalah rumah, kafe, perpustakaan publik, working space, dan sebagainya.

Kurangi Distraksi

Distraksi selama telecommuting dapat menghambat produktivitas selama bekerja. Misal, jika karyawan telecommute dari rumah, distraksi dapat berupa keinginan untuk menonton TV, melakukan pekerjaan rumah, memasak, dan sebagainya. Notifikasi dari handphone juga dapat menjadi distraksi. Jadi, penting untuk menyingkirkan segala distraksi agar dapat berfokus menyelesaikan pekerjaan secara optimal.

Temukan Lokasi Kantor Ideal dan Ciptakan Lingkungan Kerja yang Fleksibel dan Produktif untuk Tim Anda!

Tujuan telecommuting adalah untuk menciptakan hybrid working yang dapat bekerja fleksibel, baik di kantor maupun di kantor. Dalam hal ini, Effist Suite Office menawarkan layanan serviced office dan virtual office untuk mewadahi kebutuhan bisnis Anda agar dapat bekerja produktif kapan saja dan di mana saja.

Effist Suite Office dengan layanan serviced office menyediakan layanan sewa ruang kantor yang nyaman dan profesional. Dengan fasilitas dan perlengkapan yang modern serta lengkap, Anda tidak hanya mengoptimalkan kinerja karyawan, tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan di mata pelanggan. 

Bagi perusahaan yang bekerja secara remote, Effist juga menyediakan layanan virtual office yang memudahkan proses telecommuting dengan tetap memiliki alamat bisnis resmi dan prestisius. Effist turut dilengkapi tim administrasi, sekretaris, dan resepsionis handal dan profesional untuk menunjang aktivitas bisnis sehari-hari. 

Untuk informasi lebih lanjut tentang serviced office dan virtual office Effist Suite Office, segera hubungi kami melalui email contact@effist.com

Editor: Cardila Ladini

Panduan Lengkap Pendirian CV di Indonesia

04 July 2024

Panduan Lengkap Pendirian CV di Indonesia

CV (Commanditaire Vennootschap) adalah salah satu jenis badan usaha yang populer digunakan oleh pengusaha di Indonesia. Dibandingkan dengan Perseroan Terbatas (PT), pendirian CV banyak dilakukan oleh pebisnis baru di level usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena prosesnya yang tergolong mudah, sederhana, dan fleksibel serta tidak mengharuskan adanya minimal jumlah modal untuk disetorkan. 

Bagi pengusaha yang ingin meresmikan bisnisnya, badan usaha CV dapat menjadi pilihan yang tepat. Artikel ini akan membahas tentang tata cara pendirian CV yang tepat serta syarat dan dokumen yang dibutuhkan untuk melengkapi keperluan pendaftaran CV. 

Apa yang Dimaksud dengan CV?

CV, yang merupakan singkatan dari Commanditaire Vennootschap dan diartikan sebagai Perseroan Komanditer, adalah jenis perseroan yang didirikan oleh dua orang atau lebih dengan modal dari pinjaman uang. Pendirian CV diatur dalam Pasal 19-20 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang. Menurut peraturan ini, salah satu pihak merupakan sekutu komanditer (sekutu pasif) sebagai pemberi modal, sementara pihak lainnya merupakan sekutu komplementer (sekutu aktif) sebagai pengelola CV. 

Sekutu komplementer dan sekutu komanditer harus memasukkan modal ke dalam perusahaan. Namun, hanya sekutu komplementer yang dapat menjalankan aktivitas bisnis dalam CV. Berbeda dari badan usaha Perseroan Terbatas (PT) yang merupakan badan hukum, CV adalah badan usaha non badan hukum. Pendirian CV dan PT juga berbeda, di mana CV cukup mendaftarkan bisnis ke Sistem Administrasi Badan Usaha (SABU) Kementerian Hukum dan HAM dan membuat akta notaris. Sedangkan PT memerlukan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM agar diresmikan sebagai sebuah badan hukum. 

CV menjadi opsi populer dibandingkan PT karena prosesnya yang mudah dan tidak membutuhkan minimum modal. Akan tetapi, jenis usaha yang bisa dijalankan di bawah CV cenderung terbatas. Contoh jenis usaha yang bisa dijalankan CV adalah bidang jasa, percetakan, perdagangan, perindustrian, perbengkelan, dan kontraktor grade 4.

Apa Saja Syarat dalam Pendirian CV?

Guna mendukung keberhasilan pendirian CV Anda, berikut ini adalah beberapa syarat yang perlu diketahui:

  • Pendirian CV dilakukan setidaknya oleh dua orang, di mana satu orang berperan sebagai sekutu aktif, sedangkan orang lainnya berperan sebagai sekutu pasif
  • Pendiri CV harus merupakan warga negara Indonesia, termasuk keseluruhan modal perusahaan haruslah berasal dari warga negara Indonesia dan tidak diperbolehkan adanya modal asing
  • Membuat akta notaris berisi pendirian CV yang ditulis dengan bahasa Indonesia

Dokumen Apa yang Perlu Disiapkan untuk Pendirian CV?

Selain memenuhi syarat di atas, Anda juga perlu menyiapkan dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan dalam pendirian CV. Berikut ini adalah daftar dokumen yang diperlukan untuk mendirikan perusahaan CV:

  • Salinan KTP milik pihak sekutu aktif dan sekutu pasif
  • Salinan NPWP milik penanggung jawab perusahaan
  • Surat keterangan domisili perusahaan bermaterai
  • Salinan perjanjian sewa atau bukti kepemilikan bangunan
  • Nomor telepon dan email perusahaan
  • Jika perusahaan dikuasakan, maka surat kuasa, notulen bermaterai, serta KOP perusahaan harus disertakan

Bagaimana Prosedur Pendirian CV?

Proses permohonan untuk pembentukan CV diajukan kepada Kementerian Hukum dan HAM melalui Sistem Administrasi Badan Usaha. Prosedur pendirian CV diatur dalam Permenkumham No. 17 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma, dan Persekutuan Perdata. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu diikuti untuk mendirikan CV:

Tentukan Pendiri CV

Sebelum mendaftarkan CV, Anda perlu menentukan siapa saja pendiri dari CV tersebut. Dalam hal ini, Anda dapat menentukan pihak mana yang berperan sebagai sekutu aktif serta sekutu pasif. Hal ini bertujuan untuk memperjelas tanggung jawab yang dibebankan kepada tiap pihak. 

Mengajukan Nama CV

Langkah berikutnya adalah mengajukan nama untuk CV yang akan didirikan kepada Kementerian Hukum dan HAM. Agar disetujui, nama yang diajukan haruslah memenuhi persyaratan berikut ini:

  • Ditulis dengan huruf latin
  • Belum dipakai oleh CV, firma, dan persekutuan perdata apapun yang ada di dalam SABU
  • Tidak bertentangan dengan ketertiban umum maupun kesusilaan
  • Tidak sama atau mirip dengan nama lembaga negara, pemerintah, atau internasional kecuali mendapatkan izin dari lembaga bersangkutan
  • Tidak mengandung angka atau rangkaian angka maupun rangkaian huruf yang tidak membentuk suatu kata.

Pengajuan nama dilakukan dengan mengisi Format Pengajuan Nama yang berisi nomor pembayaran persetujuan pemakaian nama CV beserta nama CV yang telah dipesan.

Mendapat Persetujuan Nama dari Menteri

Selanjutnya, nama CV yang memenuhi syarat akan mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM secara elektronik. Persetujuan tersebut berisi nomor pemesanan nama CV, nama CV yang sudah disetujui, tanggal pemesanan, tanggal kedaluwarsa, serta kode pembayaran. Pemakaian nama CV yang sudah disetujui nantinya akan berlaku untuk jangka waktu paling lama 60 hari.

Membuat Akta Pendirian CV

Dokumen akta pendirian CV akan dibutuhkan untuk proses pendaftaran CV. Dokumen ini nantinya akan dibuat oleh notaris dalam bahasa Indonesia. Akta pendirian merupakan landasan bagi CV dalam menjalankan usahanya. Dokumen ini mencakup total modal dari tiap pendiri, kontribusi masing-masing sekutu, lokasi CV, maksud dan tujuan CV, serta bidang usaha yang dijalani CV

Membuat Permohonan Pendaftaran untuk Pendirian CV

Langkah berikutnya adalah membuat permohonan untuk pendaftaran pendirian CV. Permohonan harus segera diajukan melalui SABU maksimal 60 hari sejak akta pendirian CV ditandatangani. Jika melebihi jangka waktu yang ditentukan, maka pemohon tidak bisa mengajukan permohonan kepada Menteri.

Permohonan dibuat dengan mengisi Format Pendaftaran. Anda juga perlu menyiapkan dokumen tambahan, yaitu pernyataan secara elektronik yang menyatakan bahwa dokumen untuk pendaftaran CV telah lengkap, serta pernyataan dari korporasi tentang kebenaran informasi milik CV. Selain itu, pemohon juga perlu mengunggah Akta Pendirian CV untuk melengkapi Format Pendaftaran yang akan disampaikan.

Penerbitan SKT

Setelah permohonan pendaftaran selesai diproses, Menteri Hukum dan HAM akan menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang akan dikirimkan kepada pemohon secara elektronik. SKT yang sudah diterbitkan harus ditandatangani dan dibubuhi cap jabatan oleh notaris serta memuat frasa yang menyatakan bahwa “Surat Keterangan Terdaftar ini dicetak oleh Sistem Administrasi Badan Usaha”.

Pendaftaran NPWP

Layaknya perorangan dan badan usaha lainnya, CV juga perlu memiliki NPWP sebagai bentuk kepatuhan atas wajib pajak. Pengajuan dan penerbitan NPWP dapat mengacu pada domisili tempat CV beroperasi. 

Ingin Mendirikan Bisnis Tapi Terkendala Alamat Domisili? Virtual Office Solusinya!

Persyaratan domisili menjadi salah satu tantangan utama dalam proses pendirian CV. Namun, tidak semua pebisnis pemula memiliki akses mudah terhadap alamat domisili yang memenuhi syarat, terutama bagi mereka yang baru memulai dan memiliki keterbatasan dana. Bagi Anda yang baru merintis bisnis, memilih lokasi perusahaan yang tepat tidak hanya bertujuan untuk memenuhi persyaratan pendirian CV, tetapi juga mendorong kredibilitas dan reputasi bisnis di mata pelanggan. Maka dari itu, Effist Suite Office dengan layanan virtual office menawarkan solusi domisili untuk keperluan pendirian CV Anda.

Layanan virtual office Effist Suite Office menawarkan alamat bisnis yang sah dan prestisius di kawasan bisnis Jakarta Selatan. Selain alamat bisnis, layanan kami mencakup fasilitas call answering, business lounge untuk pertemuan bisnis Anda, tim sekretaris dan administrasi profesional, serta resepsionis handal yang siap membantu Anda.

Segera manfaatkan layanan virtual office Effist Suite Office untuk mempermudah proses pendirian CV Anda! Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui email contact@effist.com

Editor: Cardila Ladini

Team Building: Rahasia di Balik Tim yang Solid dan Sukses

28 June 2024

Team Building: Rahasia di Balik Tim yang Solid dan Sukses

Team building adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam dunia kerja. Bekerja bukan hanya tentang beroperasi sendiri sebagai seorang individu, tetapi bagaimana bekerja sama serta berkolaborasi dengan orang lain. Dengan menggabungkan kemampuan diri sendiri dan orang lain sebagai sebuah tim yang kompak, potensi mencapai tujuan yang lebih besar pun akan semakin mudah. Kenali lebih lanjut tentang apa itu team building serta cara ampuh meningkatkan kekompakan tim, khususnya melalui kegiatan team building.

Apa itu Team Building?

Team building artinya rangkaian kegiatan untuk meningkatkan hubungan antar anggota tim. Guna menunjang lingkungan kerja yang nyaman dan kolaboratif, kegiatan ini dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas, solidaritas, engagement, dan motivasi di dalam tim. 

Kegiatan team building dapat berisi kegiatan seperti permainan, training, workshop, atau liburan bersama. Kegiatan ini diharapkan membuat karyawan dapat memahami rekan kerjanya dengan baik, sehingga dapat berkomunikasi dan bersinergi sebagai sebuah tim yang kompak dan mencapai tujuan bersama.

Apa Tujuan dari Acara Team Building?

Tujuan utama dari team building adalah untuk meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antar anggota tim. Melalui kegiatan yang dilakukan bersama, anggota tim dapat memahami cara bekerja sama secara efektif, memecahkan masalah bersama, membangun lingkungan yang suportif, hingga membangun kepercayaan satu sama lain. Team building juga berperan penting dalam meningkatkan kemampuan komunikasi internal antar anggota tim. 

Fungsi lainnya yang tidak kalah penting adalah untuk menghilangkan hambatan komunikasi, meningkatkan motivasi, dan memperkuat rasa solidaritas di antara anggota tim. Melalui aktivitas dan permainan yang dirancang untuk membangun kebersamaan, anggota tim dapat merasa lebih nyaman dan percaya diri untuk bekerja bersama dan mencapai tujuan yang sama. Hasilnya, hubungan di antara anggota tim akan menjadi lebih harmonis untuk mewujudkan lingkungan kerja yang positif.

Mengapa Team Building Itu Penting?

Beberapa perusahaan mungkin belum menyadari pentingnya kegiatan building tim terhadap produktivitas tim maupun perusahaan secara keseluruhan. Saat semua karyawan dalam sebuah tim mampu bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif, maka proses dalam mencapai target menjadi lebih mudah. Namun, kondisi tim yang kolaboratif seperti ini tidak terjadi dalam waktu singkat. Jadi, dalam upaya membentuk tim yang mampu berkolaborasi dengan baik, kegiatan seperti building tim dilakukan untuk memperkuat hubungan antar anggota tim.

Setiap karyawan dengan sifat dan kepribadian yang beragam tergabung dalam sebuah tim, divisi, atau departemen. Kegiatan building tim memudahkan semua anggota untuk mengenal kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hal ini dapat mendorong efisiensi kerja dan memudahkan proses penyelesaian konflik jika terjadi di dalam tim. Jadi, building tim merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas kerja hingga mencapai keberhasilan dalam jangka waktu panjang.

Apa Bedanya Team Work dan Team Building?

Baik team work dan team building adalah dua konsep yang sama-sama berkaitan dengan performa dan kinerja tim. Team work atau kerja sama tim adalah proses bekerja secara kolaboratif dengan sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama tim memerlukan kombinasi kemampuan dan ilmu tiap anggota tim untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Sementara team building adalah kegiatan untuk memperkuat hubungan antar anggota tim hingga membentuk motivasi untuk bekerja sebagai sebuah tim yang solid. Tim yang kuat adalah tim yang bertahan, bekerja, dan berhasil bersama-sama. Maka dari itu, kegiatan seperti team building dibutuhkan untuk menciptakan pondasi tim yang kokoh dan suportif. 

Bisa dikatakan bahwa team work dan team building adalah dua konsep yang saling melengkapi. Team work yang solid dan efektif dapat tercapai melalui team building yang merangkul semua anggota tim. Dengan demikian, performa dan kinerja tim menjadi lebih optimal.

Apa Saja Kegiatan dalam Team Building?

Berikut ini adalah beberapa inspirasi kegiatan yang bisa dilaksanakan untuk membangun team building yang menyenangkan:

Tarik Tambang

Permainan tarik tambang adalah salah satu permainan tradisional yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Untuk melakukannya, Anda memerlukan lapangan atau ruangan yang cukup luas, tali, serta kain yang diikatkan di tengah tali. Anda perlu membuat 2 tim yang akan bersaing untuk menarik tambang hingga melewati garis yang ditentukan. 

Oper Bola

Ide kegiatan team building lainnya adalah oper bola.  Buat tim yang terdiri atas 5-7 orang untuk membentuk barisan ke belakang. Tiap anggota saling memegang bahu untuk membentuk jembatan. Bola nantinya akan dioper menggunakan bahu dan kepala dari depan ke belakang. Tim tercepat yang berhasil mengoper bola ke belakang adalah tim pemenang.

Ular Bawa Balon

Permainan ular bawa balon membutuhkan balon serta cone yang diletakkan secara berjarak di lantai. Buat tim yang terdiri atas 5-7 orang yang akan membawa balon di perut serta tidak boleh dipegang dengan tangan. Anggota tim akan berbaris ke belakang menyerupai ular dengan balon di perutnya sambil berjalan memutari cone yang diletakkan secara berjarak. Tim tercepat yang berhasil melewati cone bolak balik tanpa menjatuhkan balon adalah pemenangnya.

Bagaimana Cara Membangun Kekompakan Team?

Tim yang kompak adalah hasil yang ingin dicapai dari kegiatan team building. Ikuti langkah berikut ini untuk mewujudkan kekompakan tim tidak hanya dalam kegiatan team building, tetapi juga kerja sama sehari-hari:

Berikan Apresiasi Atas Kontribusi Anggota Tim

Kekompakan tim dapat tercipta saat anggota tim merasa dihargai atas pekerjaan yang sudah dilakukan. Melalui apresiasi, anggota tim merasa ikut andil terhadap keberhasilan tim, sehingga termotivasi untuk melakukan hal terbaik dalam pekerjaannya. Apresiasi dapat berupa ucapan terima kasih, pesan singkat di sebuah catatan, hingga hadiah kecil untuk anggota tim Anda. 

Tingkatkan Komunikasi

Berkomunikasi secara efektif adalah kunci menjaga tim selalu kompak dan terhubung satu sama lain. Artinya, Anda harus selalu berdiskusi dan menjangkau anggota tim terkait perkembangan pekerjaan di dalam tim. Untuk meningkatkan kualitas komunikasi, penting untuk mengklarifikasi peran dan tanggung jawab tiap anggota di dalam tim. Hal ini akan mempermudah pengambilan kendali jika terjadi suatu masalah di dalam tim. 

Pastikan Semua Anggota Merasa Dihargai

Langkah lainnya untuk membangun kekompakan tim adalah menghargai setiap aspek dalam diri anggota tim Anda. Artinya, Anda tidak hanya menghargai pekerjaan karyawan Anda, tetapi juga kehidupan pribadinya, perasaannya, hingga kepribadiannya. Pahami bahwa anggota tim Anda adalah sosok yang berbeda satu sama lain, sehingga penting untuk merangkul perbedaan tersebut. Hal ini berguna untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kesejahteraan anggota tim.

Libatkan Semua Anggota Tim

Tim Anda berisi orang-orang dengan sifat dan kepribadian yang beragam, mulai dari ekstrovert hingga sosok yang pendiam. Kegiatan team building bertujuan untuk melibatkan semua anggota di dalam tim, sehingga dapat menjalin hubungan kerja yang kuat dan solid. Jika satu anggota mundur atau tidak dilibatkan, bonding tim menjadi tidak optimal. Jadi, pastikan semua anggota berkesempatan untuk terlibat di dalam tim.

Edelweis Meeting Room: Tempat yang Tepat untuk Kegiatan Kantor Anda!

Team bonding tidak selalu dilakukan di outdoor, tetapi bisa juga dilakukan di dalam ruangan. Bagi Anda yang mencari ruangan luas untuk melaksanakan team building, layanan meeting room Edelweis dari Effist Suite Office dapat menjadi solusi terbaik untuk menyelenggarakan team bonding yang nyaman dan kondusif.

Layanan meeting room Edelweis Effist Suite Office berlokasi di Office88 Kota Kasablanka. Dengan kapasitas mencapai 40 partisipan, ruang meeting Edelweis dapat memfasilitasi kegiatan team building Anda. Ruang meeting Edelweis yang luas dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti LCD proyektor, meja dan kursi yang nyaman, hingga internet berkecepatan tinggi. Kami juga menyediakan pilihan paket meeting dengan fasilitas makan siang gratis, coffee break, permen, catatan, dan air gratis untuk anggota tim Anda. 

Jadikan setiap momen berharga di Edelweis Meeting Room untuk menciptakan pengalaman team building yang membangun, merangkul, dan memotivasi tim Anda mencapai tujuan bersama.

Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan meeting room Edelweis, hubungi kami melalui email contact@effist.com

Editor: Cardila Ladini