Provide adaptable workspaces and customized office solutions for your evolving business.
View Details
Provide adaptable workspaces and customized office solutions for your evolving business.
View Details

Our Services

Serviced Office Jakarta Selatan

Our serviced offices in South Jakarta provide exceptional workspaces designed to maximize your productivity.

Read More

Virtual Office Jakarta Selatan

Enjoy the flexibility of a professional business address without the commitment of a physical office with Effist’s virtual office solutions.

Read More

Meeting Room Jakarta Selatan

Meeting Room Jakarta Selatan | Our office meeting rooms provide a professional setting for successful meetings with state-of-the-art equipment and comprehensive support services.

Read More

Our Speciality

Prestigious Locations

Establish a strong corporate image with a prestigious business address in a prime, prestigious location.

Competitive Rates

Gain access to essential business services at competitive prices designed to fit your budget and maximize value.

Flexible Terms

Get the flexibility of renting for just an hour or for several years, to meet your evolving business needs.

Fully Furnished

Save time and money with our fully furnished office space, ready for immediate occupancy.

Excellent Services

Enjoy dedicated, professional, on-demand business support services for your company's growth and success.

24/7 customer support

We provide exceptional customer support and cutting-edge technology that keeps you connected.

Our Locations

EightyEight@Kasablanka

EightyEight@Kasablanka

EightyEight@Kasablanca Office Tower 18th Floor
Kota Kasablanka, Jl. Raya Casablanca Kav. 88,
Jakarta Selatan 12870 

Phone : 02129607500

Fax : 02129607501

Email : contact@effist.com

Gandaria 8 Office Tower

Gandaria 8 Office Tower

Gandaria 8 Office Tower 8th Floor Jl. Sultan Iskandar Muda no 10, Arteri Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12240

Phone : 02129851600

Fax : 02129851601

Email : contact@effist.com

News and Article

5 Taktik Perusahaan Wujudkan Work-Life Balance Bagi Karyawan
Pernahkah Anda membawa pekerjaan di kantor untuk dikerjakan di rumah? Atau bekerja melebihi jam kerja yang ditentukan? Kedua situasi tersebut adalah contoh buruknya manajemen work-life balance. Istilah ini telah menjadi konsep yang sering digaungkan oleh para Gen-Z. Konsep work-life balance lebih dari sekedar membatasi jam kerja dari kehidupan pribadi, tetapi bagaimana mengembangkan strategi manajemen waktu yang lebih baik. Upaya work-life balance tidak hanya dilakukan dari sisi karyawan, tetapi juga dari sisi perusahaan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu work-life balance serta bagaimana perusahaan dapat menerapkannya untuk ciptakan lingkungan kerja yang nyaman.

Apa itu Work-Life Balance?

Work-life balance (WLB) adalah kemampuan seorang individu dalam mengelola waktu dan energi yang dimiliki untuk menjalani kehidupan kerja dan pribadi dengan efektif. Mencapai work-life balance artinya memenuhi komitmen dalam kehidupan kerja dan pribadi dengan tetap mengutamakan kebahagiaan dan kesejahteraan diri. Keseimbangan ini merupakan bagian dari lingkungan kerja yang sehat dan produktif karena berdampak langsung pada kesejahteraan karyawan.Manajemen perusahaan dapat berkontribusi dalam mewujudkan work-life balance melalui pengaturan kerja yang fleksibel. Perusahaan yang menerapkan work-life balance dapat membangun reputasi positif karena memperhatikan kesehatan fisik dan mental karyawannya. Hal ini akan berdampak pada tenaga kerja yang lebih produktif dan fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Apa Saja Indikator Work-Life Balance?

Situasi work-life balance dapat ditunjukkan melalui beberapa indikator berikut ini:
  • Terpenuhinya Semua Aspek dalam Hidup: Seseorang tidak hanya hidup sebagai karyawan, tetapi juga anak, ibu/ayah, suami/istri, dan lain-lain. Kata “balance” atau seimbang dalam WLB artinya mampu memenuhi semua peran dalam kehidupan kerja dan pribadi tanpa harus mengorbankan salah satunya. 
  • Adanya Aktivitas Lain di Luar Pekerjaan: WLB artinya tidak memfokuskan seluruh waktu hanya pada bekerja. Jadi, karyawan setidaknya mampu meluangkan waktu, tenaga, dan biaya untuk menjalani aktivitas lain yang disukai di luar pekerjaan. 
  • Tidur yang Cukup:  WLB memungkinkan seseorang memiliki jam tidur yang cukup, sehingga proses mengembalikan energi menjadi lebih optimal. Hal ini akan mendukung performa kerja dan kesehatan yang lebih baik.
  • Memiliki Hubungan yang Baik: WLB tidak hanya tentang menjalin hubungan profesional di lingkup pekerjaan, tetapi juga hubungan pribadi yang baik dengan keluarga maupun teman-teman dekat.

Mengapa Perusahaan Harus Menerapkan Work-Life Balance?

Pengaruh work-life balance sangatlah signifikan terhadap performa kerja karyawan. Hal ini disebabkan oleh perannya dalam membentuk tenaga kerja yang produktif serta lingkungan kerja yang sehat. WLB memungkinkan seorang karyawan untuk mengatur kehidupan kerja dan kehidupan pribadi secara seimbang. Setelah jam kerja berakhir, karyawan dapat menyudahi pekerjaannya untuk melakukan hal-hal lain, seperti berkumpul dengan keluarga atau teman, menjalani hobi, hingga beristirahat yang cukup.Penerapan WLB seperti ini berguna untuk mencegah terjadinya stres dan hilangnya motivasi bekerja, yang mana dapat memicu penurunan produktivitas. Hasilnya, karyawan dapat kembali bekerja keesokan harinya dengan fisik dan pikiran yang segar untuk memulai hari yang produktif.Hal yang tidak kalah penting adalah bahwa penerapan WLB menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kehidupan pribadi karyawannya. Perusahaan pun dapat membangun reputasi positif karena pengaturan kerja yang manusiawi. Karyawan pun lebih termotivasi untuk bekerja dan merasa puas dengan pekerjaannya, sehingga meningkatkan angka retensi karyawan.

Apa Dampaknya Jika Perusahaan Tidak Memperhatikan Work-Life Balance?

Berikut adalah beberapa dampak buruk yang dapat terjadi jika perusahaan tidak memperhatikan work-life balance karyawannya:

Menurunnya Produktivitas

Beban kerja yang berlebihan dapat memicu terjadinya burnout, di mana karyawan merasa kelelahan serta kurang termotivasi untuk bekerja. Kondisi ini akan berdampak pada menurunnya produktivitas serta performa kerja karyawan. 

Terganggunya Kesehatan Fisik dan Mental

Kurangnya WLB seringkali membuat karyawan mengabaikan waktu untuk sekedar beristirahat. Kurang tidur berisiko meningkatkan rasa cemas, depresi, hingga melemahkan sistem imun tubuh. Jika dibiarkan lebih lanjut, risiko penyakit seperti stroke dapat muncul. Hal ini juga dapat memicu karyawan untuk sering absen karena kondisi kesehatan yang memburuk.

Angka Turnover yang Tinggi

Burnout serta beban kerja yang berlebihan seringkali menjadi alasan karyawan untuk keluar dari perusahaan. Jika WLB tidak kunjung diterapkan di lingkungan kantor, jumlah karyawan yang mengundurkan diri akan semakin meningkat. Angka turnover karyawan yang tinggi dapat menjadi bukti pengaturan kerja yang tidak sehat di perusahaan tersebut, sehingga berisiko memperburuk reputasi dan kredibilitas.

Bagaimana Cara Perusahaan Mewujudkan Work-Life Balance Bagi Karyawannya?

Perusahaan Anda dapat mengikuti beberapa tips berikut ini untuk membantu karyawan mencapai work-life balance (WLB):

Hormati Jam Kerja Karyawan

Setiap perusahaan menetapkan jam kerja yang perlu diikuti karyawannya. Jadi, setelah jam kerja berakhir, karyawan perlu didorong untuk mengakhiri pekerjaan sesuai jam kerja tersebut. Tidak hanya itu, karyawan juga tidak boleh diganggu terkait pekerjaan di luar jam atau hari kerja, seperti misalnya saat weekend atau cuti. Cara ini akan memudahkan karyawan dalam mencapai WLB dengan adanya waktu untuk menjalani kehidupan pribadinya.

Tawarkan Pengaturan Kerja yang Fleksibel

Pengaturan kerja seperti hybrid dan remote working memberikan keleluasaan bagi karyawan dalam mengelola kehidupan kerja dan pribadinya. Fleksibilitas kerja ini memungkinkan karyawan untuk memilih sendiri lingkungan kerja yang produktif bagi dirinya. Tidak hanya itu, pengaturan kerja seperti ini dapat menghindarkan karyawan dari risiko stres akibat berkendara dan kemacetan lalu lintas.

Jangan Glorifikasi Kerja Berlebihan

Bekerja melebihi jam kerja tidak selalu diartikan sebagai loyalitas kepada perusahaan. WLB menekankan manajemen waktu yang baik dengan tidak bekerja melebihi waktu yang sudah ditentukan. Terlebih lagi, istirahat yang cukup dapat menentukan kualitas hasil kerja yang optimal. Maka dari itu, sangat penting bagi perusahaan untuk mendorong sikap kerja sesuai jam kerja, selesai tepat waktu, hingga mengutamakan kesehatan pribadi.

Berikan Contoh Kepada Karyawan

Jajaran pimpinan dan manajer dapat memulai implementasi WLB untuk selanjutnya diikuti oleh karyawan. Contoh tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan membatasi overtime hingga bekerja hanya sesuai jam dan hari kerja yang ditentukan. Ketika karyawan melihat pimpinan mereka menyisihkan waktu untuk menjalani kehidupan pribadi, karyawan pun akan terdorong untuk melakukan hal serupa.

Permudah Pengambilan Cuti

Cara lainnya untuk mendukung WLB adalah dengan mempermudah pengambilan cuti. Perusahaan dapat menerapkan kebijakan jumlah cuti yang bebas diambil untuk segala jenis alasan. Jadi, karyawan tidak harus izin sakit atau keperluan pribadi untuk mengambil cuti, tetapi bisa juga untuk beristirahat atau berlibur. 

Tingkatkan Fleksibilitas dan Efisiensi Kerja Anda dengan Beralih ke Virtual Office!

Salah satu cara efektif untuk mengoptimalkan work-life balance adalah dengan memanfaatkan layanan virtual office dari Effist Suite Office. Layanan kami mendukung fleksibilitas selama bekerja melalui pengaturan kerja secara virtual dan remote. Anda juga akan mendapatkan keuntungan berupa:
  • Bekerja dari Mana Saja: Dapatkan akses kantor virtual Anda dari mana saja di dunia dengan koneksi internet.
  • Meningkatkan Produktivitas: Tingkatkan fokus dan efisiensi Anda dengan lingkungan kerja yang bebas gangguan.
  • Menghemat Waktu dan Biaya: Perusahaan dapat menghemat biaya untuk sewa kantor fisik, sementara karyawan dapat menghemat waktu dan biaya untuk transportasi.
  • Mencapai Work-Life Balance: Ciptakan lebih banyak waktu untuk keluarga dan teman dengan bekerja dari rumah atau lokasi fleksibel lainnya melalui ruang kerja virtual.
Kami menawarkan fasilitas lengkap untuk menunjang kebutuhan bisnis Anda, mulai dari alamat bisnis prestisius, business lounge, ruang meeting, hingga tim administrasi dan sekretaris profesional. Effist Suite Office siap membantu perusahaan Anda menciptakan lingkungan kerja yang mendukung work-life balance bagi karyawan Anda. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan virtual office, Anda dapat menghubungi email contact@effist.comEditor: Cardila Ladini
Bisakah PKP Menggunakan Virtual Office? Ini Dia Syaratnya

Bisakah PKP Menggunakan Virtual Office? Ini Dia Syaratnya

04 May 2026

Layanan virtual office semakin banyak digunakan oleh perusahaan modern yang memerlukan layanan kantor fleksibel dan ingin tampil profesional tanpa beban biaya kantor fisik yang besar. Dengan layanan virtual office, perusahaan bisa mendapatkan alamat bisnis di lokasi strategis untuk meningkatkan citra bisnis mereka. Layanan virtual office sering dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan administratif, seperti pengajuan status PKP (Pengusaha Kena Pajak). Status PKP tidak hanya diperlukan untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan, tetapi juga untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Namun, pengajuan PKP dengan virtual office tidak bisa sembarangan. Artikel ini akan membahas lebih lanjut persyaratan dan langkah-langkah yang perlu ditempuh saat menggunakan virtual office untuk pengajuan PKP.

Apa Itu PKP dan Virtual Office?

Pengusaha Kena Pajak (PKP) adalah status bagi pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenai pajak berdasarkan Undang-Undang PPN Tahun 1984 dan perubahannya. Dalam hal ini, pengusaha yang melakukan penyerahan objek pajak sesuai ketentuan UU PPN wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP. Namun, hal ini tidak berlaku bagi pengusaha kecil dengan total omzet kurang dari 4,8 miliar per tahun yang tidak wajib melakukan PKP.

Aspek yang dilaporkan pengusaha ke Direktorat Jenderal Pajak termasuk tempat tinggal pengusaha dan tempat kegiatan usaha dilakukan, seperti gedung perkantoran. Banyak perusahaan mulai beralih ke virtual office sebagai solusi yang ramah biaya untuk mendapatkan alamat bisnis strategis tanpa harus menempati ruang kantor fisik. Selain alamat bisnis, virtual office juga menawarkan fasilitas tambahan seperti pengelolaan surat, nomor telepon bisnis, hingga akses ke ruang meeting atau ruang kerja sesuai kebutuhan. Hal ini membuat virtual office banyak digunakan untuk pengajuan status PKP.


Baca Juga: Virtual Office: Solusi Pengembangan Bisnis Tanpa Batas


Apakah Virtual Office Bisa untuk PKP?

Bagi Anda yang mungkin meragukan legalitas kantor virtual untuk kebutuhan PKP, Anda tidak perlu khawatir. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 81 Tahun 2024, pengusaha yang tempat kedudukannya menggunakan kantor virtual dapat menggunakan solusi kantor virtual ini sebagai tempat pengukuhan PKP. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua layanan virtual office diperbolehkan atau memenuhi persyaratan untuk pengajuan PKP.

Aturan terkait PKP virtual office ini diperketat melalui Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-7/PJ/2025. Aturan ini menyatakan bahwa kantor virtual dapat digunakan sebagai tempat pengukuhan PKP sepanjang pengusaha memiliki tempat kedudukan di kantor virtual dan hanya memiliki satu tempat kegiatan usaha di kantor virtual tersebut, atau memiliki kedudukan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB). Kantor virtual juga perlu memenuhi persyaratan tertentu agar dapat diajukan sebagai pengukuhan PKP.


Baca Juga: 7 Jenis Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office


Syarat Pengukuhan PKP dengan Virtual Office

Terdapat beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk pengukuhan PKP dengan menggunakan alamat kantor virtual, baik dari sisi pengusaha maupun penyedia layanan:

Syarat untuk Pengusaha

Perusahaan harus memiliki klasifikasi lapangan usaha di bidang jasa yang memungkinkan operasional virtual office.

  1. Perusahaan sudah berbadan hukum (PT atau CV) dan memiliki NPWP yang aktif.
  2. Perusahaan memiliki dokumen perusahaan yang lengkap, mulai dari Akta Pendirian, SK Kemenkumham, NIB, NPWP, hingga berkas pendukung lainnya.
  3. Tidak memiliki lokasi usaha lain selain virtual office.
  4. Kontrak sewa dengan kantor virtual harus berdurasi setidaknya 1 tahun terhitung sejak tanggal permohonan PKP diajukan.
  5. Perusahaan tidak menggunakan kantor virtual hanya sebagai tempat korespondensi.
  6. Keberadaan kantor virtual harus dapat dibuktikan secara fisik dan bisa diverifikasi langsung oleh petugas Direktorat Jenderal Pajak saat proses survei lokasi.

Syarat untuk Penyedia Virtual Office

  1. Penyedia virtual office sudah dikukuhkan sebagai PKP.
  2. Menyediakan ruang kantor fisik bagi klien untuk kegiatan operasional kantor.
  3. Menyediakan layanan pendukung kantor nyata.
  4. Memiliki kontrak tertulis dengan pengguna layanan virtual office.
  5. Memiliki izin usaha resmi sebagai penyedia virtual office

Bagaimana Proses Pengajuan PKP dengan Virtual Office?

Berikut adalah prosedur cara daftar PKP virtual office yang bisa Anda ikuti:

Siapkan Dokumen Perusahaan

Pertama, menyiapkan dokumen perusahaan untuk pengajuan PKP. Dokumen ini termasuk NIB, Akta Pendirian, SK Kemenkumham, KTP dan NPWP pengurus perusahaan, NPWP perusahaan, serta dokumen pendukung dari penyedia virtual office, seperti surat domisili dan bukti perjanjian sewa. Dokumen-dokumen tersebut akan menjadi bukti bahwa perusahaan Anda beroperasi secara resmi dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pastikan juga penyedia virtual office Anda sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan, mengingat legalitas virtual office turut memengaruhi keberhasilan pengajuan PKP.

Ajukan Permohonan PKP Ke Kantor Pajak

Selanjutnya, ajukan permohonan PKP ke kantor pajak terdekat sesuai dengan domisili perusahaan Anda. Permohonan ini tidak dapat dilakukan secara online, sehingga Anda perlu mengunjungi kantor pajak secara langsung. Anda dapat mengunduh formulir pengajuan PKP untuk diisi, dan melampirkan dokumen pendukung yang sudah disiapkan sebelumnya. Jika berkas sudah lengkap, pengajuan PKP akan diproses tanpa kendala. 

Tunggu Proses Survei dari Petugas Pajak

Setelah permohonan PKP diajukan, petugas kantor pajak akan melakukan proses verifikasi berupa survei langsung ke lokasi virtual office, verifikasi melalui nomor telepon, maupun pengecekan tambahan terkait kegiatan bisnis yang dijalankan. 

Survei bertujuan untuk memastikan bahwa alamat yang diajukan benar-benar dapat digunakan sebagai tempat kegiatan usaha. Penyedia virtual office umumnya akan membantu proses pengecekan ini agar berjalan lancar. Jika dokumen yang Anda ajukan konsisten dan tepat, proses pengukuhan PKP akan lebih cepat dilakukan.

Surat Pengukuhan PKP Diterbitkan

Jika Anda berhasil melalui seluruh tahap verifikasi, surat pengukuhan PKP akan segera diterbitkan. Dokumen PKP ini menjadi bukti bahwa perusahaan Anda resmi mendapatkan status PKP dan dapat menerbitkan faktur pajak. 

Keputusan permohonan pengukuhan PKP diberikan paling lama 1 hari kerja terhitung setelah permohonan diterima lengkap. Setelah mendapatkan status PKP, Anda perlu melakukan permintaan sertifikat elektronik PKP dan mengaktifkan akun PKP paling lama 3 bulan setelah pengukuhan.

Penyebab PKP Virtual Office Ditolak

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tidak semua layanan virtual office dapat digunakan untuk pengukuhan PKP. Jika virtual office pilihan Anda tidak memenuhi persyaratan yang diminta, seperti belum dikukuhkan sebagai PKP, tidak memiliki ruang fisik yang dapat digunakan untuk kegiatan usaha, atau tidak memiliki dokumen pendukung yang sah seperti bukti perjanjian sewa, maka permohonan PKP Anda berisiko ditolak. 

Penyebab lainnya yang membuat pengajuan PKP dengan virtual office ditolak adalah perbedaan informasi dari proses permohonan dan yang ditemukan saat proses verifikasi. Misalnya, petugas pajak mendapati lokasi virtual office Anda tidak ditemukan saat proses survei.

Jika Anda mengalami situasi ini, Anda dapat mempertimbangkan untuk upgrade layanan ke serviced office yang menyediakan ruang kerja di lokasi strategis seperti Effist Suite Office atau memastikan penyedia virtual office Anda sudah memenuhi seluruh persyaratan.


Baca Juga: Rekomendasi Virtual Office Jakarta Selatan Terbaik 2026: Pilihan Bisnis & Startup


Tips Mengajukan PKP untuk Virtual Office

Ikuti tips berikut ini agar pengajuan PKP virtual office Anda dapat langsung disetujui:

Pastikan Kelengkapan Dokumen Perusahaan

Sebelum mengajukan PKP, pastikan seluruh dokumen legal perusahaan sudah lengkap dan valid. Ini meliputi akta pendirian, SK Kemenkumham, NPWP perusahaan, NIB, serta dokumen pendukung dari penyedia virtual office seperti surat domisili dan perjanjian sewa. Kelengkapan dokumen ini sangat penting karena akan menjadi bahan utama untuk verifikasi oleh pihak kantor pajak.

Pastikan Legalitas Virtual Office Anda

Hal yang tidak boleh dilewatkan adalah legalitas penyedia virtual office yang dipilih. Penyedia pilihan Anda tidak hanya harus resmi, tetapi juga profesional, memiliki fasilitas pendukung yang lengkap serta reputasi yang baik. 

Virtual office yang Anda pilih harus sudah mengantongi izin usaha untuk menjalankan layanan kantor virtual maupun dokumen legal lainnya, seperti IMB, Surat Keterangan Domisili Gedung, dan sebagainya. Penyedia virtual office yang kredibel akan meningkatkan peluang pengajuan PKP Anda untuk disetujui.

Pertimbangkan Upgrade ke Serviced Office

Salah satu aspek persetujuan PKP virtual office adalah keberadaan ruang kantor fisik untuk operasional tempat usaha. Meskipun virtual office menawarkan biaya yang lebih terjangkau dan fleksibilitas, hal ini mungkin lebih berisiko jika ruang kantor fisik yang Anda miliki lebih terbatas dan Anda relatif jarang menempati ruang kantor tersebut. 

Sebagai alternatif yang lebih aman dan terjamin, opsi serviced office dapat dipertimbangkan untuk pengajuan PKP Anda. Serviced office menawarkan ruang kerja fisik siap pakai di lokasi strategis untuk mendukung kelancaran verifikasi dan permohonan PKP.


Baca Juga: Rekomendasi Serviced Office Jakarta Selatan Terbaik 2026


Dapatkan Solusi Ruang Kantor Fleksibel untuk Pengajuan PKP dengan Effist Suite Office!

Salah satu cara memastikan pengajuan PKP disetujui, Anda memerlukan penyedia virtual office yang tidak hanya profesional dan kredibel, tetapi juga menyediakan fasilitas fisik yang memadai untuk proses verifikasi.

Effist Suite Office, dengan layanan virtual office, hadir sebagai solusi andalan bagi perusahaan yang memerlukan layanan kantor virtual terpercaya untuk kebutuhan pengajuan PKP dan operasional bisnis. Layanan virtual office Effist menyediakan alamat bisnis prestisius di pusat bisnis Jakarta Selatan: EightyEight@Kota Kasablanka dan Gandaria 8 Office Tower. 

Selain alamat bisnis, Effist Suite Office juga menyediakan fasilitas pendukung seperti mail handling, akses ke ruang kantor dan ruang meeting dalam berbagai ukuran, layanan sekretaris dan administrasi, business lounge, hingga nomor telepon khusus untuk perusahaan Anda yang dikelola oleh tim customer service berpengalaman.

Effist Suite Office tidak hanya membantu meningkatkan kredibilitas bisnis Anda, tetapi juga mendukung kelancaran proses pengajuan PKP. Untuk informasi lebih lanjut seputar layanan virtual office, hubungi kami melalui email contact@effist.com


Written by
Muftia Parasati, S.S., Content Writer at Phincon, specializing in research-based and SEO-optimized content on business growth, workplace trends, and digital productivity topics. | Muftia LinkedIn Profile

Reviewed by
Erin Supriyanti, Center Manager at Effist, with over 10 years of experience in workspace operations, team management, and business support services. | Erin LinkedIn Profile

Editor: Trie Ayu Feminin & Irnadia Fardila

How to Choose a Business Address for Your Remote Company

How to Choose a Business Address for Your Remote Company

27 April 2026

Many businesses around the world choose to run their operations fully remotely to reduce expenses associated with physical office space. However, even without a physical office, remote companies shouldn't overlook the importance of a professional business address in a physical location. In this article, let's take a look at how to choose the right business address for a remote company and the features to consider.

Types of Business Address for Remote Company

There are several types of business addresses that remote company can use to establish its presence and maintain professionalism without a physical office space:

  • Virtual Business Address: A virtual address remains a popular choice among business address options. It not only provides a professional business address (primarily in office buildings), but also additional services such as mail handling, call answering, and access to professional meeting rooms when needed. Remote companies can use virtual addresses for business registration and official correspondence. 
  • Coworking Space: Although coworking spaces are commonly used as shared workspaces, some also serve as a business address for remote companies. Coworking spaces provide professional addresses for registration and mail, often bundled with flexible desk access or meeting rooms. 
  • Registered Agent: Another way to obtain a business address for a remote company is through a registered agent. These agents are individuals or organizations designated to receive legal documents and other important documents on behalf of a business entity. Registered agents must have a physical address where the business is registered.

Read More: Virtual Office: Solusi Pengembangan Bisnis Tanpa Batas


Can Home Address be Used as a Business Address?

For some remote businesses, using a home address may be a more affordable option than a traditional business address. While it is legal in some countries or regions, a home address may seem less professional to the clients, investors, or business partners. Not only that, the home address can become public in business registration records, potentially compromising privacy and leading to unwanted mail, sales calls, or security risks. In Indonesia itself, business owners need a legal business address to successfully obtain their business permit from the authorities.

Why Does a Remote Company Need a Business Address?

Running a business remotely doesn't mean a physical business address is not needed at all. As remote companies don't operate in offices, they need another way to establish credibility and professionalism. Clients and business partners are more likely to trust a business with a verifiable, registered location than one that operates only online with no official address. Many customers look up a company's information online, and any official business can raise suspicion, leading to lost opportunities and a negative image.

Another reason why remote companies need to obtain a professional business address is to fulfill business registration. In many jurisdictions, registering a business and securing the necessary permits requires a recognized business address. Remote companies can also avoid penalties for using home addresses that may not be permitted for business usage.

Lastly, a remote business address can serve as a centralized hub for administrative operations, including mail handling, document management, and official correspondence. Instead of managing business activities from multiple locations, a centralized business address ensures important letters and legal documents are received, organized, and processed promptly. 

Features to Look For in a Business Address Provider

When exploring how to get a remote business address, having the right features is important. The right features ensure the business remains professional and efficient. Here are the features you need to consider:

  • Professional Business Address: A credible business address shouldn't just be a regular address; it should also be located in a prime location. For example, Effist Suite Office's virtual office is located in prime business hubs in South Jakarta with easy accessibility and close to essential amenities.
  • Mail Handling and Forwarding: Good mail services reduce hassle and ensure compliance with legal correspondence requirements. This includes receiving, sorting, and securing letters and packages on your behalf, as well as flexible forwarding options.
  • Call Answering: Professional call answering ensures every inquiry is handled efficiently and promptly. This feature is necessary to enhance customer experience without needing an in-house reception team. 
  • Meeting Rooms and Workspaces On-Demand: Access to meeting rooms is useful for client meetings or temporary team meetings. Coworking or day office access, with dedicated desks or hot desking, helps your team work in the office without a full lease.

Read More: Best Virtual Office in South Jakarta Recommendation 2026: for Business & Stratup Option


How to Find the Right Business Address for Remote Company

Here is what you can do to find the best business address for your remote company:

Determine Business Needs

Different businesses have different needs, including the type of professional address they require. Start by identifying what you actually need from a business address. Ask yourself: are you looking for a registered business address with an additional physical meeting room on demand? Remote companies typically prioritize flexibility over physical presence, so identifying these needs early will narrow your options.

Select a Strategic Location

Although your team is operating remotely, your business address will influence your image and reputation. Some areas are known for being the central business hubs, which can boost your company's professional image. Make sure your chosen location is not just strategic, but also aligns with your target market or industry. For example, if your company operates in the tech sector, you might need to choose an address in a tech hub.

Compare Costs and Value

When comparing business address providers, consider looking beyond the prices. Evaluate the benefits offered by different price ranges from various business address providers. You can break down what each pricing tier actually offers. For example, lower-cost plans may only include a basic business address and limited mail handling, while higher packages bundle essential services like call forwarding and on-demand meeting rooms.

Evaluate Reputation

The business address provider's reputation reflects how reliable they are. They can directly impact your company's credibility, compliance, and day-to-day operations. A poor provider can lead to missed mail or even reputational damage. Always check reviews, testimonials, and the provider's track record to ensure your business address is managed by the right people.

Build Trust and Credibility for Your Remote Company with Effist's Virtual Office

Having a reliable business address is important for remote companies to build trust and credibility from your clients and business partners. With Effist Suite Office's virtual office solutions, your business can gain a prestigious professional address in strategic locations without the need for a physical workspace.

Additionally, Effist also provides comprehensive support to ensure your operations remain efficient. This includes mail handling, access to fully equipped meeting rooms, professional secretarial and administrative support, a business lounge, and a dedicated phone number managed by our experienced customer service team. Our virtual office is located in the prime business areas of South Jakarta: EightyEight@Kasablanka and Gandaria 8 Office Tower.

With Effist's virtual office, you can focus on your business's core operations and enjoy the benefits of a strategic location without the commitment of physical workspace. For more information regarding our virtual office services, contact us at contact@effist.com


Written by
Muftia Parasati, S.S., Content Writer at Phincon, specializing in research-based and SEO-optimized content on business growth, workplace trends, and digital productivity topics. | Muftia LinkedIn Profile

Reviewed by
Erin Supriyanti, Center Manager at Effist, with over 10 years of experience in workspace operations, team management, and business support services. | Erin LinkedIn Profile

Editor: Trie Ayu Feminin & Irnadia Fardila

How to Maximize Work Productivity in a Shared Workspace

How to Maximize Work Productivity in a Shared Workspace

20 April 2026

Many businesses are turning to shared workspace as an affordable, flexible option, especially for those with limited budgets. The concept of a shared workspace is more than just a physical space where different individuals gather. It also represents a community built on mutual trust, shared values, and the synergy that comes from working alongside like-minded professionals. However, maintaining peak productivity in this mixed setting can be challenging, as individuals with diverse working styles and backgrounds operate within the same office. To tackle this challenge, this article will explore practical ways to boost your productivity in a shared workspace.

What is a Shared Workspace?

A shared workspace refers to a work environment where multiple individuals, either employees from the same or different companies, freelancers, or remote workers, work together in a single, shared office space. They also share facilities like high-speed internet, a pantry, and business lounges. There are many types of shared workspace to cater to different business needs, such as coworking space for a more open-plan option and shared office space for a more private, enclosed room for multiple companies within a shared building.


Read More: Shared Office Space: Meaning, Benefits, and Where to Find It


Factors Influencing Productivity in Shared Workspace

There are several factors affecting productivity in shared office spaces:

  • Physical Workspace Design: The layout and design of a shared workspace play a major role in productivity. Many shared workspaces use open-plan design for greater visibility and a more spacious look, making the space feel less restrictive. Elements such as proper lighting, ergonomic furniture, and ventilation directly impact comfort and focus during work. 
  • Noise Levels and Sound Management: Shared workspaces can be noisier, as multiple individuals from different backgrounds work together in the same office space. Different zoning for collaborative and individual areas helps balance interaction and silence. Soundproofing features, designated quiet areas, and private booths help individuals stay focused. Clear noise etiquette also contributes to a more productive environment.
  • Availability of Technology and Resources: Access to reliable tools such as high-speed internet, printers, collaborative tools like digital whiteboards, and on-demand meeting rooms ensures individuals can work efficiently without interruptions. As these resources are readily available and well-maintained, they reduce downtime and support seamless workflows.
  • Social and Community Factors: One of the biggest advantages of shared workspaces is the opportunity to network and collaborate. A supportive community can boost motivation, encourage knowledge sharing, and even lead to new business opportunities. However, it is necessary to balance social interaction to prevent distraction during work.
  • Flexibility: Shared workspaces allow individuals to choose where they can work. This flexibility can improve productivity by enabling individuals to select their work environment based on their preferences or the task at hand, from deep work to team collaboration. This results in higher work performance. 

Read More: Flexible Workspace: The Smart Solution for Growing Business


Common Productivity Challenges in Shared Workspace

While shared workspaces are designed to support collaboration, some people might find it difficult to maintain productivity. These common challenges can be found in a shared work environment:

  • Distracting Noise: A shared workspace typically has open layouts where conversations, phone calls, and ambient sounds like typing or printers create constant background noise. These noises can be distracting, especially for individuals who need deep focus during work.
  • Overcrowded Workspaces: Many shared workspaces operate on a first-come, first-served basis with no fixed desking.  When too many people occupy the same work area, this can lead to a cramped and uncomfortable environment. Overcrowding also may result in limited seating options and reduced personal space, which can negatively impact productivity
  • Limited Privacy: In shared environments, confidential calls or discussions can get overheard in communal areas, risking data exposure. For many individuals, a lack of personal barriers can increase discomfort when working in a shared workspace. This limited privacy can discourage open communication, hinder sensitive discussions, and make it harder for individuals to perform tasks that need minimal interruptions.
  • Limited Resources: Shared office spaces provide communal facilities, including meeting rooms, office supplies, and amenities. When demand exceeds availability, these resources can become scarce. For example, booking a meeting room might require advance scheduling, which limits flexibility. Internet speed may fluctuate during peak hours, affecting tasks that rely on stable connectivity.
  • Clashing Work Styles: Individuals have different work styles. Some people prefer a quiet and structured environment, while others thrive in a collaborative setting. These differences can lead to friction. For example, someone who frequently takes calls or engages in discussions may unintentionally disrupt others who need silence.

Read More: Best Serviced Office Recommendation in South Jakarta in 2026


How to Increase Productivity and Efficiency in Shared Workspace

The work environment plays a crucial role in maintaining high productivity and efficiency. As a shared work environment brings together diverse individuals with different work styles, maintaining focus requires more effort. Here's what you can do to optimize focus and productivity in a shared workspace:

Find The Right Spot to Work

Shared workspaces typically provide a wide range of work areas, from quiet zones to collaborative areas. Be intentional about where you sit depending on your task or work needs. For example, you can choose a secluded corner for tasks that need high concentration or a communal table when you need to brainstorm or discuss with others. Your physical work environment is essential in shaping focus and improving work output.

Create a Structured Work Routine

A structured and consistent daily work routine helps train your mind to enter a productive state more easily. Your daily routine can include a regular start time, a to-do list, and breaks scheduled as specific intervals. Over time, this routine reduces decision fatigue when working in a shared environment, allowing you to maintain peak productivity throughout the day.

Set Your Boundaries

When working in a shared environment, setting boundaries is important to minimize disruptions and maintain productivity. While a shared environment encourages openness and collaboration, constant interruptions can quickly disrupt your workflow. Even productive discussions can break your focus if they arrive at the wrong time. To do this, inform your colleague about your availability for discussion and when you need focus time. Simple cues, like wearing headphones or positioning yourself in a quieter area, can communicate your need for focus without being impolite.

Maintain a Clean and Organized Workspace

A cluttered and disorganized desk can be distracting. Even without a fixed desk, keeping your work desk clean helps improve your productivity. Start by organizing your items, decluttering, and keeping only essentials on your desk. Arrange them so they're easy to access, so you can spend less time searching for what you need and more time focusing on your work. 

Leverage Productivity Tools

Try utilizing digital tools to maintain productivity in a shared workspace. For example, use task management apps to track your progress, calendar tools to schedule your meetings, and collaboration platforms to coordinate with team members. These tools help centralize your work and keep everything organized in one place.

Choose The Right Workspace Provider

Beyond personal habits, the quality of shared workspace can also affect productivity. Pick a workspace provider that not only offers a comfortable workstation but also complete facilities such as high-speed internet, on-demand meeting rooms, business lounges, a pantry, and additional support services like a receptionist and cleaning. Choosing the right workspace provider helps set a strong foundation for you and your team to work more effectively.

Get a Workspace that Supports Your Productivity with Effist Suite Office

Maximizing work productivity starts by selecting the right office space that supports focus, collaboration, and efficiency for your team. Effist Suite Office offers fully equipped serviced offices that enable your team to perform at their best from day one, without the hassle of decorating and managing office facilities. Our serviced office solutions are available on both monthly and annual rental terms, including individual workstations (1 desk) in a shared office setup for those seeking a more affordable yet professional option.

We equip our office spaces with comprehensive facilities, including ergonomic workstations, high-speed internet, executive office equipment, access to meeting rooms and business lounges, a pantry, and additional support services such as receptionists and cleaning. Effist Suite Office is located in the prime business hubs of South Jakarta: EightyEight@Kasablanka and Gandaria 8 Office Tower. With Effist, you can stay focused on your core business activities while we manage your operational needs.

For more information about our serviced office and shared office, contact us at contact@effist.com.

 


Written by
Muftia Parasati, S.S., Content Writer at Phincon, specializing in research-based and SEO-optimized content on business growth, workplace trends, and digital productivity topics. | Muftia LinkedIn Profile

Reviewed by
Erin Supriyanti, Center Manager at Effist, with over 10 years of experience in workspace operations, team management, and business support services. | Erin LinkedIn Profile

Editor: Trie Ayu Feminin & Irnadia Fardila