Bayangkan Anda menghabiskan waktu satu jam dalam meeting mingguan, tetapi hanya sedikit informasi penting yang Anda dapatkan, serta sebagian besar peserta terlihat tidak fokus. Meeting Anda mungkin didominasi oleh beberapa orang yang berdebat terkait hal tertentu yang tidak relevan. Meeting panjang seperti ini seringkali membuat waktu dan tidak efektif, khususnya jika hanya dibutuhkan update singkat dari tiap anggota tim. Kondisi ini membuat konsep stand up meeting menjadi populer di berbagai tim di dalam perusahaan.Meeting singkat yang berdurasi sekitar 15 menit ini cocok untuk menyampaikan update terbaru dari para anggota tim, menyelaraskan prioritas, dan mengidentifikasi hambatan. Kenali lebih lanjut tentang apa itu stand up meeting, tujuan, dan cara melakukannya dengan efektif.Apa Itu Stand Up Meeting?
Stand up meeting, atau yang dikenal juga dengan daily stand up meeting, adalah jenis pertemuan singkat yang berlangsung 15 menit atau lebih untuk mendiskusikan perkembangan pekerjaan tiap anggota tim pada sebuah proyek. Seperti namanya, daily standup meeting umumnya dilaksanakan dengan cara berdiri untuk menjaga diskusi tetap singkat dan ringkas. Daily standup meeting yang dilakukan dalam waktu singkat berfungsi untuk menyederhanakan komunikasi internal di dalam tim dan menyampaikan masalah yang dialami anggota tim dengan cepat. Pada standup meeting, tiap anggota tim biasanya menjelaskan tiga hal penting: apa yang sudah dicapai sejak pertemuan terakhir, apa yang akan dikerjakan selanjutnya, dan hambatan apa yang sedang dihadapi. Cara ini memastikan transparansi tentang kemajuan pekerjaan semua tim serta memfasilitasi kolaborasi tim yang efisien.Stand Up Meeting vs Daily Scrum, Apa Bedanya?
Baik stand up meeting maupun daily scrum sama-sama merupakan pertemuan singkat untuk meningkatkan kerja sama tim dan memantau perkembangan pekerjaan. Meski demikian, terdapat beberapa aspek yang membedakan keduanya.Daily scrum adalah kegiatan meeting yang lebih formal dalam kerangka kerja scrum. Jenis meeting ini umumnya hanya dilakukan oleh tim development yang bekerja dalam kerangka kerja scrum. Pertemuan ini biasanya berlangsung selama 15 menit dan bertujuan untuk memeriksa kemajuan pekerjaan tim menuju sprint goals serta merencanakan pekerjaan untuk 24 jam berikutnya. Agenda rapat dalam daily scrum berfokus untuk membahas pekerjaan di hari sebelumnya, rencana pekerjaan hari ini, hambatan, dan aspek lain terkait sprint goal. Sementara stand up meeting bersifat lebih umum dan informal dibandingkan daily scrum. Stand up meeting bisa dilakukan oleh berbagai jenis tim untuk mendiskusikan kemajuan pekerjaan, tantangan yang dihadapi, dan rencana pekerjaan untuk hari itu. Tim dapat menentukan sendiri durasi dan topik yang akan dibahas, sehingga memungkinkan adaptasi sesuai kebutuhan tim.Apa Tujuan Stand Up Meeting?
Stand up meeting sering digunakan dalam lingkungan kerja yang dinamis untuk menjaga komunikasi yang efektif antar anggota tim. Berikut adalah beberapa tujuan dilakukannya stand up meeting:Mendukung Komunikasi yang Efisien
Salah satu tujuan utama dari standup meeting adalah untuk melaksanakan diskusi singkat dan efisien antar anggota tim. Dibandingkan harus melaksanakan meeting panjang yang tidak terarah, standup meeting harian didesain untuk diskusi ringkas yang hanya berlangsung sekitar 15 menit untuk membahas perkembangan pekerjaan setiap anggota tim.Memfasilitasi Kolaborasi Tim
Standup meeting juga bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi di dalam tim. Dengan berkumpul secara rutin, anggota tim dapat saling mendengarkan dan memberikan masukan yang konstruktif jika anggota lain mengalami suatu masalah. Lingkungan yang kolaboratif ini membantu problem-solving yang lebih baik serta memperkuat motivasi tim untuk berkontribusi lebih baik lagi.Meningkatkan Transparansi
Pada diskusi standup meeting, semua anggota tim diharuskan untuk melaporkan apa saja yang sudah mereka kerjakan serta akan dikerjakan. Hal ini akan memotivasi tiap anggota untuk fokus dalam mencapai target yang dibutuhkan. Selain itu, anggota tim juga dapat mengetahui gambar besar terkait status proyek, termasuk tantangan yang sedang dihadapi serta kemajuan yang telah dicapai. Transparansi ini akan memperkuat rasa keterlibatan anggota tim terhadap tujuan yang ingin didapatkan.Menyatukan Tujuan dan Prioritas Tim
Standup meeting membantu memastikan semua anggota tim berada pada jalur yang sama dalam mencapai tujuan. Setiap anggota menyampaikan progres pekerjaan mereka secara berkala. Dengan demikian, tim dapat menyesuaikan prioritas bila diperlukan. Hal ini juga membantu menjaga fokus pada tugas yang paling penting.
Bagaimana Cara Menjalankan Stand Up Meeting dengan Efektif?
Mengingat daily stand up meeting hanya berlangsung singkat, penting bagi Anda untuk mengetahui langkah yang tepat agar diskusi tetap fokus dan efektif. Ikuti langkah-langkah ini saat menjalankan stand up meeting untuk tim Anda:- Tetapkan Waktu dan Tempat: Jalankan standup meeting di tempat dan waktu yang sama untuk menciptakan rutinitas bagi semua anggota tim. Jika Anda mengadakan meeting secara virtual, tentukan waktu yang cocok untuk semua anggota tim. Pastikan juga tiap anggota memiliki jaringan internet yang kuat untuk mencegah hambatan akibat jaringan yang buruk.
- Pastikan Meeting Berlangsung Singkat: Batasi waktu meeting hanya sekitar 15 menit atau kurang dari itu terlepas dari jumlah anggota tim yang ada. Jika Anda merasa melampaui waktu ini, Anda dapat memecah standup meeting menjadi bagian yang lebih kecil.
- Gunakan Struktur Tiga Pertanyaan: Setiap anggota harus menjawab tiga pertanyaan: apa yang sudah dicapai kemarin, apa yang akan dikerjakan hari ini, dan hambatan apa yang sedang dialami. Struktur pertanyaan ini memastikan fokus meeting tetap terjaga selama durasi meeting yang singkat.
- Tentukan Fasilitator Meeting: Seorang fasilitator berperan untuk memandu jalannya meeting dan menjaga fokus diskusi dengan baik. Fasilitator juga dapat memastikan semua anggota mendapat giliran untuk berbicara.
- Fokus Pada Topik Meeting: Seringkali diskusi berlangsung terlalu lama karena membicarakan detail yang terlalu rumit. Maka dari itu, pastikan standup meeting berfokus pada struktur tiga pertanyaan. Jika anggota tim merasa membutuhkan diskusi yang lebih dalam, Anda dan anggota tim dapat membicarakannya di lain waktu.
- Pastikan Semua Anggota Berbicara: Pastikan semua anggota mendapatkan kesempatan yang sama untuk berbicara. Jangan sampai ada satu pihak yang mendominasi jalannya diskusi. Anda dapat memasang timer untuk menentukan durasi berbicara tiap anggota.
Dapatkan Meeting Room Fleksibel untuk Stand Up Meeting Tim Anda Hanya di Effist!
Salah satu kunci menjalankan diskusi yang kondusif dan efektif adalah ruang meeting dengan fasilitas yang lengkap. Untuk menjawab kebutuhan ini, Effist Suite Office menghadirkan layanan meeting room dengan kapasitas 4–40 orang untuk berbagai jenis pertemuan, termasuk stand up meeting. Layanan meeting room dari Effist dilengkapi dengan fasilitas penunjang untuk memastikan meeting berlangsung lancar, seperti LCD proyektor, papan tulis dan spidol, internet berkecepatan tinggi, serta video conference untuk mewadahi meeting secara online. Effist juga menyediakan berbagai paket meeting room yang bisa dipilih sesuai kebutuhan meeting Anda. Paket meeting kami turut dilengkapi dengan fasilitas seperti lunch, coffee break, notes, mints, dan air untuk mendukung kenyamanan selama meeting.Layanan meeting room Effist berlokasi di pusat bisnis strategis Jakarta Selatan, yaitu Gandaria 8 Office Tower dan 88 Office Kota Kasablanka.Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui email contact@effist.com. Editor: Irnadia Fardila