News and Article

  19 May 2025   Muftia Parasati

6 Tips Melakukan Presentasi Bisnis yang Efektif dan Menarik

Pada tahun 2012, seorang entrepreneur asal Amerika Serikat bernama Aaron Krause melakukan “presentasi bisnis” di acara televisi Shark Tank untuk mempromosikan produknya, yaitu Scrub Daddy. Tujuan presentasi bisnis Krause adalah untuk mendapatkan investasi sebesar $100,000 untuk 10% ekuitas kepada para investor di Shark Tank. Berkat presentasi Krause yang menarik tentang fitur Scrub Daddy, ia berhasil mengamankan $200,000 untuk 20% ekuitas dari investor Lori Greiner. Scrub Daddy kini menjadi salah satu produk terlaris di sejarah Shark Tank.

Aaron Krause adalah salah satu contoh pentingnya presentasi bisnis yang baik untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang apa itu presentasi bisnis dan tips melakukannya agar berjalan efektif.

Apa Itu Presentasi Bisnis?

Presentasi bisnis adalah jenis presentasi formal untuk menyampaikan informasi penting terkait bisnis kepada audiens seperti klien, mitra bisnis, investor, atau tim internal perusahaan. Presentasi yang disampaikan dapat berisi produk, layanan, rencana, atau strategi bisnis. Persiapan presentasi bisnis umumnya memakai bantuan visual seperti slides dan tampilan chart untuk membuat informasi bisnis yang kompleks menjadi lebih menarik dan jelas. 

Tujuan utama dari presentasi bisnis adalah untuk menginformasikan, membujuk, hingga memotivasi audiens. Maka dari itu, presentasi bisnis sangat penting untuk menjual ide bisnis, membuat keputusan bisnis, serta menunjukkan pencapaian bisnis.

Apa Tujuan Dilakukannya Presentasi Bisnis?

Berikut adalah beberapa tujuan dilakukannya presentasi bisnis:

  • Menyampaikan Informasi: Presentasi bisnis menjadi langkah untuk menyampaikan informasi penting seperti data, strategi, atau follow-up proyek dengan cara yang jelas dan terstruktur kepada audiens seperti stakeholder, anggota tim, hingga klien.
  • Membujuk Audiens: Presentasi bisnis digunakan untuk mempengaruhi opini atau keputusan audiens. Misalnya, presentasi dilakukan untuk membujuk investor melakukan pendanaan atau meyakinkan klien untuk membeli produk. 
  • Menyamakan Pandangan: Ketika presentasi ditujukan untuk menyampaikan informasi, hal ini juga termasuk menyamakan pandangan dengan audiens yang ada. Presentasi memastikan audiens memahami tujuan, strategi, hingga perubahan yang sedang disampaikan.
  • Membangun Relasi: Presentasi bisnis dilakukan untuk membangun rasa percaya dan keterlibatan dengan audiens. Melalui presentasi yang baik, pemberi presentasi dapat membangun reputasi yang positif dan menjalin relasi dengan audiens.

Apa Saja Persiapan Sebelum Presentasi Bisnis?

Sebelum melakukan presentasi yang efektif dan menarik, persiapan yang matang diperlukan agar Anda dapat mencapai hasil yang diinginkan dari presentasi tersebut. Beberapa langkah persiapan yang bisa dilakukan adalah:

Pahami Audiens Anda

Isi presentasi perlu menyesuaikan dengan audiens yang dihadapi. Isi presentasi dengan tim IT tentunya mengandung banyak istilah teknis dibandingkan presentasi dengan manajemen perusahaan. Dengan memahami audiens, Anda dapat memutuskan informasi apa yang perlu ditonjolkan di presentasi untuk menarik perhatian audiens.

Buat Struktur Presentasi yang Jelas

Pastikan alur presentasi Anda bersifat logis dan runut, mulai dari perkenalan, poin utama, hingga kesimpulan. Gunakan data atau contoh yang relevan untuk mendukung poin-poin utama Anda, tetapi jangan membuat audiens kewalahan dengan banyaknya informasi yang diberikan.

Buat Visual yang Efektif

Presentasi identik dengan tayangan powerpoint menggunakan visual seperti gambar, infografis,  hingga diagram yang relevan untuk menggambarkan ide yang ingin ditunjukkan. Visual tersebut adalah pendukung saat Anda mempresentasikan informasi kepada audiens, sehingga visual tersebut haruslah ringkas dan tidak mengalihkan perhatian audiens dari Anda. 

Antisipasi Pertanyaan dari Audiens

Persiapkan diri Anda dengan kemungkinan pertanyaan yang muncul dari audiens. Persiapkan jawaban yang tepat dan jelas untuk kemungkinan pertanyaan tersebut. Di sinilah pentingnya menguasai materi presentasi yang akan disampaikan. 

Latih Presentasi Anda

Latihlah presentasi Anda beberapa kali untuk memastikan penyampaian yang jelas. Anda dapat berlatih di depan rekan kerja atau teman yang dapat memberikan masukan atas presentasi tersebut. Langkah ini bermanfaat untuk meredakan rasa gugup sebelum melakukan presentasi.

Bagaimana Cara Melakukan Presentasi Bisnis yang Efektif?

Melakukan presentasi bisnis yang efektif adalah keterampilan penting yang dapat menentukan keberhasilan, baik keberhasilan menjual produk hingga bekerja sama dengan mitra bisnis. Beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjalankan presentasi dengan efektif dan menarik:

Tarik Perhatian Audiens

Kesan pertama audiens sangat penting untuk menentukan keberhasilan sebuah presentasi. Maka dari itu, Anda dapat menarik perhatian audiens sejak awal presentasi dengan menyampaikan pertanyaan, fakta mengejutkan, atau bahkan humor ringan. Di sinilah pentingnya memahami siapa audiens Anda. Cara ini akan menciptakan ketertarikan agar audiens lebih fokus pada isi presentasi yang akan disampaikan.

Gunakan Storytelling Saat Presentasi

Presentasi bisnis dengan hanya menyampaikan informasi yang tertera akan terasa sangat membosankan. Anda dapat menyampaikan presentasi dengan cara storytelling, yaitu dengan membawakan cerita yang relevan untuk membantu menjelaskan poin penting agar lebih menarik. Hal ini akan membuat presentasi lebih hidup dan mudah diingat audiens.

Tampil Percaya Diri

Percaya diri adalah kunci menyampaikan presentasi yang meyakinkan audiens. Tampil percaya diri termasuk menguasai materi dengan baik, menjaga postur tubuh yang terbuka, melakukan kontak mata dengan audiens, hingga menghindari gerakan gelisah. Saat Anda tampil percaya diri, audiens akan lebih percaya dengan presentasi yang sedang disampaikan.

Kontrol Tempo Bicara

Mengontrol tempo bicara bertujuan agar audiens dapat mengikuti alur presentasi dengan nyaman. Berbicara terlalu cepat atau lambat dapat membuat audiens sulit memahami isi presentasi dan kehilangan fokus. Gunakan jeda di bagian-bagian penting untuk memberikan audiens waktu mencerna informasi.

Berinteraksi dengan Audiens

Libatkan audiens selama presentasi dengan mengajukan pertanyaan, meminta pendapat, hingga memberi kesempatan untuk menjawab kuis singkat. Interaksi dengan audiens bertujuan untuk membangun koneksi dan menjaga perhatian audiens. Hal ini juga akan menciptakan suasana yang lebih dinamis dan menyenangkan antara audiens dan pembicara.

Akhiri dengan Call-to-Action

Selanjutnya, akhiri presentasi Anda dengan call-to-action yang jelas. Sampaikan dengan jelas apa yang Anda harap audiens lakukan setelah presentasi, baik itu membeli produk, bekerja sama, atau menjadwalkan pertemuan selanjutnya. Call-to-action memberikan arahan yang jelas untuk mengubah presentasi yang hanya menyampaikan informasi menjadi langkah konkret dengan hasil nyata.

Effist Suite Office: Meeting Room Fleksibel untuk Presentasi Bisnis, Diskusi, dan Kolaborasi

Effist Suite Office hadir sebagai solusi meeting room fleksibel untuk memenuhi berbagai kebutuhan Anda, mulai dari presentasi bisnis dengan klien atau mitra bisnis, diskusi dengan tim, hingga kolaborasi strategis. Kami menyediakan berbagai jenis ruang meeting dalam berbagai kapasitas, lengkap dengan fasilitas modern untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran pertemuan Anda. Perlengkapan penunjang ruang meeting room kami meliputi LCD proyektor, papan tulis, meja dan kursi yang nyaman, akses internet berkecepatan tinggi, hingga video conference untuk meeting secara online.

Kami memastikan semua kolaborasi bisnis dalam berbagai ukuran bisa dilaksanakan dengan mudah melalui meeting room Effist. Maka dari itu, kami menawarkan berbagai paket meeting room untuk memfasilitasi presentasi bisnis Anda. Paket meeting room kami dilengkapi dengan fasilitas coffee break, lunch, catatan, mints, dan air minum gratis untuk kenyamanan selama berdiskusi.

Hubungi kami sekarang melalui contact@effist.com untuk informasi lebih lanjut tentang layanan meeting room kami.

Editor: Irnadia Fardila